Artikel Ilmiah : I1A016100 a.n. SITI SAVIRA KARDINAWATI

Kembali Update Delete

NIMI1A016100
NamamhsSITI SAVIRA KARDINAWATI
Judul ArtikelEVALUASI PERENCANAAN KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN DI
PUSKESMAS WILAYAH KERJA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN
2019
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Ketersediaan tenaga kesehatan di Puskesmas Kabupaten Purbalingga
pada tahun 2019 sebanyak 622 tenaga. Dari jumlah tersebut, terdapat pendistribusian
tenaga kesehatan yang tidak merata. Hal ini menyebabkan Puskesmas mengalami
kelebihan maupun kekurangan tenaga kesehatan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian
ini bertujuan untuk melihat bagaimana perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan yang
berjalan, perencanaan pengadaan kebutuhan, pendayagunaan perencanaan kebutuhan,
serta pembinaan dan pengawasan perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan.
Metodologi: Penelitian merupakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif.
Sumber data didapatkan dari wawancara mendalam dan data Dinas Kesehatan
Kabupaten Purbalingga. Analisis data menggunakan content analysis.
Hasil Penelitian: Pendistribusian tenaga kesehatan belum merata terutama bidan.
Secara keseluruhan Puskesmas di Kabupaten Purbalingga mengalami kekurangan
bidan, sehingga menimbulkan beban kerja ganda. Untuk meminimalisir hal tersebut,
dalam melakukan perencanaan kebutuhan menggunakan ABK dan SKM melalui
aplikasi Renbut dan E-Formasi harus teliti guna pengusulan kekurangan yang diajukan
tepat sasaran. Serta peningkatan pembinaan pengawasan melalui aplikasi dan laporan
tahunan.
Kesimpulan: Perencanaan kebutuhan di Puskesmas Wilayah Kerja Kabupaten
Purbalingga belum optimal, masih perlu diperbaiki dengan pengintegrasian proses
verifikasi data dari Puskesmas sampai Dinkes serta pemerataan penyebaran tenaga
kesehatan berdasarkan hasil analisis dengan redistribusi tenaga kesehatan yang ada dan
rekrutmen.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: The availability of health workforce in primary healthcare Purbalingga
Regency in 2019 was 622 workers. Of these, there was a maldistribution of health
workforce. This caused the primary health care to experience both a surplus and lack
of health workforce. Based on this, this study aims to evaluate how the needs planning
of health workforce runs, procurement planning, utilization planning, and development
and supervision needs planning of health workforce.
Methods: This research is a descriptive qualitative with a narative approach. Data
sources obtained from in-depth interviews and data from the Purbalingga District
Health Office. Data analysis uses content analysis.
Results: The distribution of health workforce are maldistributed especially midwives.
Overall, Primary Healthcare in Purbalingga has a lack of midwives, which causes
increased woarkload. To minimize it, in needs planning using ABK and SKM through
Renbut and E-Formasi applications must be careful in order to propose the proposed
shortcomings right on target. Then, increase coaching and supervision through
application and annual reports.
Conclusion: Needs planning at the primary healthcare purbalingga regency is not
optimal, it still needs to be improved by integrating the data verification process from
the primary healthcare to the district Health Office as well as equitable distribution of
health workforce based on the results of analysis with the redistribution of existing
health workforce and recruitment.
Kata kunciManajemen Sumber Daya Manusia Kesehatan, Perencanaan Kebutuhan, Tenaga Kesehatan
Pembimbing 1Arih Diyaning Intiasari
Pembimbing 2Yuditha Nindya K. R.
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2020-08-26 10:42:21.073113
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.