Artikel Ilmiah : C1A015098 a.n. ADHINUARI PANGESTU

Kembali Update Delete

NIMC1A015098
NamamhsADHINUARI PANGESTU
Judul ArtikelANALISIS PERMINTAAN DAGING SAPI POTONG DI KECAMATAN SOKARAJA DAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga daging sapi, harga daging ayam, pendapatan, jumlah anggota rumah tangga, pendidikan kepala keluarga, serta wilayah tempat tinggal terhadap permintaan daging sapi potong dan mengetahui besaran surplus konsumen daging sapi potong di Kecamatan Sokaraja dan Kembaran Kabupaten Banyumas. Jumlah sampel adalah 100 orang yang terbagi dua di Kecamatan Sokaraja dan Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Alat analisis yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi berganda model variabel dummy, uji statistik dan analisis surplus konsumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh variabel, yaitu variabel harga daging sapi, harga daging ayam, pendapatan, jumlah anggota rumah tangga, pendidikan kepala keluarga, dan wilayah tempat tinggal (perkotaan dan perdesaan) secara bersama-sama berpengaruh terhadap permintaan daging sapi potong. Variabel harga daging ayam, pendapatan dan jumlah anggota rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan variabel harga daging sapi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan daging sapi. Variabel pendidikan kepala keluarga berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Wilayah tempat tinggal perkotaan memiliki permintaan daging sapi potong lebih besar dibandingkan dengan wilayah tempat tinggal perdesaan.Implikasi dari penelitian ini adalah dinas atau instansi pemerintah terkait harus berfokus untuk menambahkan produksi daging sapi potong untuk memenuhi permintaan dan menurunkan harga daging sapi potong, sehingga masyarakat di Kabupaten Banyumas baik yang bertempat tinggal di perkotaan dan perdesaan dapat memenuhi kebutuhan mereka terutama daging sapi potong dengan harga yang terjangkau.
Abtrak (Bhs. Inggris)The aim of this research is to analyze the influence of beef prices, chicken meat prices, income, number of family member, family head’s education, and residential area towards the demand of beef cutlet and to know the surplus amount of beef consumers in Kecamatan Sokaraja and Kembaran, in Kabupaten Banyumas. The taken sample is 100 people which is divided into two, in Kecamatan Sokaraja and Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. The used analytical tools are the classic assumption test, multiple regression analysis of dummy variable models, statistical tests and consumer surplus analysis. The results of the research show that the whole variables, which are beef prices, chicken meat prices, income, number of family member, family head’s education, and residential area (urban and rural), simultaneously affect the demand of beef cutlet. The variable of chicken meat prices, income, and number of family member, have a significant and positive influence. Meanwhile the variable of beef prices have a significant and negative influence towards the demand of beef. The variable of family head’s education have a positive influence, but not significant. The urban residential area have a higher demand of beef in comparison to the rural residential area. The implication of this research is the governmental service or agency in regards of getting focused in adding beef cutlet production to fulfill the demand and lower the price of beef cutlet. By that, it is hoped that the citizen in Kabupaten Banyumas who live in either rural or urban can fulfill their needs, especially beef cutlet with affordable price.
Kata kuncidaging sapi, surplus konsumen, harga
Pembimbing 1Dr. Suharno, S.E.,M.Si
Pembimbing 2Drs. Sukiman, M.P
Pembimbing 3Dr. Agus Arifin, S.E.,M.Sc
Tahun2020
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2020-08-26 01:45:56.709358
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.