Artikel Ilmiah : B1A016016 a.n. USWATUN KHASANAH
| NIM | B1A016016 |
|---|---|
| Namamhs | USWATUN KHASANAH |
| Judul Artikel | HUBUNGAN KETINGGIAN TEMPAT DENGAN KARAKTER MORFOLOGI TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna unguiculata (L.) Walp.) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kacang panjang (Vigna unguiculata (L.) Walp.) merupakan tanaman hortikultura yang mudah diolah menjadi makanan yang kaya nutrisi seperti vitamin, protein, lemak nabati, karbohidrat, dan mineral. Pertumbuhan kacang panjang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Faktor lingkungan yang berkaitan dengan syarat tumbuh meliputi iklim, jenis tanah, sinar matahari, suhu, ketinggian tempat, curah hujan dan kelembaban. Salah satu faktor lingkungan yang banyak mempengaruhi faktor lingkungan lainnya adalah ketinggian tempat di atas permukaan laut. Dengan demikian, secara tidak langsung ketinggian tempat akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara ketinggian tempat dengan karakter morfologi tanaman kacang panjang serta untuk mengetahui ketinggian tempat yang optimal untuk pertumbuhan tanaman kacang panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Penelitian disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Tanaman kacang panjang ditanam pada 6 lokasi ketinggian tempat yang berbeda yaitu Cilacap (±50 mdpl), Gunung Tugel Patikraja Banyumas (±200 mdpl), Limpakuwus I (±400 mdpl), Limpakuwus II (±600 mdpl), Serang I Purbalingga (±800 mdpl), dan Serang II Purbalingga (±1.100 mdpl). Pada setiap lokasi ketinggian tempat, tanaman kacang panjang ditanam pada empat guludan. Setiap guludan terdiri dari 24 sampel tanaman. Faktor lingkungan yang diamati meliputi suhu, kelembaban dan intensitas cahaya, sedangkan karakter morfologi kacang panjang yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah bunga, jumlah buah, jumlah polong dan panjang daun. Data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANOVA) pada taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji lanjut HSD pada α=5%. Analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketinggian tempat berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah bunga dan buah. Ketinggian tempat paling optimum untuk pertumbuhan tanaman kacang panjang yaitu pada ketinggian 50 mdpl sampai 200 mdpl. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Long beans (Vigna unguiculata (L.) Walp.) Are horticultural plants that are easily processed into foods that are rich in nutrients such as vitamins, protein, vegetable fat, carbohydrates, and minerals. The growth of long beans is influenced by environmental conditions. Environmental factors related to growing conditions include climate, soil type, sunlight, temperature, altitude, rainfall and humidity. One of the many environmental factors that influence other environmental factors is the height of the place above sea level. Indirectly the altitude will affect the growth and development of long bean plants. The purpose of this study was to determine the relationship of altitude with morphological characters and determine the optimal height for the growth of long bean plants. The research method used is an experimental method. This research was compiled using a Completely Randomized Design (CRD). Long bean plants were planted at 6 different altitude locations, namely Cilacap (± 50 m.a.s.l), Mount Tugel Patikraja Banyumas (± 200 m.a.s.l), Limpakuwus I (± 400 m.a.s.l), Limpakuwus II (± 600 m.a.s.l), Serang I Purbalingga (± 200 m.a.s.l). 800 m.a.s.l), and Serang II Purbalingga (± 1,100 m.a.s.l). At each altitude location, long bean plants are planted on four mounds. Each mound consists of 24 plant samples. Environmental factors observed included temperature, humidity and light intensity, while the morphological characters of long beans observed included plant height, number of leaves, number of branches, number of flowers, number of fruits, number of pods and leaf length. The research data obtained were analyzed using Variance Analysis (ANOVA) at a 95% confidence level and continued with further HSD testing at α = 5%. Data analysis was performed with the help of the SPSS application. The results showed that the height of the place significantly affected plant height, number of leaves, number of branches, number of flowers and fruit. The optimum height of the place for the growth of long bean plants is at an altitude of 50 m.a.s.l to 200 m.a.s.l. |
| Kata kunci | Faktor lingkungan, kacang panjang, ketinggian tempat, morfologi. |
| Pembimbing 1 | Dr. Eming Sudiana. M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dra. Wiwik Herawati M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2020-08-20 04:39:28.169657 |