Artikel Ilmiah : B1A016137 a.n. JUNIAR SUSIANI
| NIM | B1A016137 |
|---|---|
| Namamhs | JUNIAR SUSIANI |
| Judul Artikel | PENGARUH PEMBERIAN INOKULUM FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) TERHADAP PERTUMBUHAN PADI GOGO (Oryza sativa L.) DENGAN MEDIA TANAM YANG TERCEMAR LIMBAH CAIR BATIK |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Lahan pertanian semakin banyak yang tercemar oleh berbagai limbah industri seperti limbah cair batik. Limbah cair batik umumnya mengandung berbagai logam berat yang mampu menghambat pertumbuhan tanaman. Cara menanggulangi menurunnya kualitas tamanan padi akibat cekaman logam berat dapat dilakukan dengan aplikasi biotekologi. Aplikasi bioteknologi dengan memanfaatkan mikroorganisme sebagai pupuk hayati adalah salah satu upaya untuk mengoptimalkan produktivitas lahan, mempertahankan serta meningkatkan produksi tanaman pertanian, salahsatunya padi gogo (Oryza sativa L.). Organisme yang dapat digunakan yaitu Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) yang dapat berasosiasi dengan akar tanaman dan berfungsi sebagai bioprotektor karena mampu melindungi tanaman dari cekaman biotik dan abiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian inokulum FMA terhadap pertumbuhan padi gogo dengan media tanam yang tercemar limbah cair batik dan mengetahui dosis optimum FMA terhadap pertumbuhan tanaman padi gogo. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari tujuh taraf diantaranya tanpa inokulasi FMA dan limbah cair batik, inokulasi FMA dengang konsentrasi 0 g, 25g, 50 g, 75 g, 100 g, dan 125 g. Masing-masing perlakuan terdiri dari 4 ulangan. Variabel bebas yaitu dosis FMA, sedangkan variabel terikat yaitu derajat infeksi akar. Parameter utama yang diamati yaitu derajat infeksi akar, dan parameter pendukungnya yaitu biomassa tajuk padi dan intensitas penyakit tanaman. Data dianalisis mnggunakan uji Analisis Ragam (ANOVA) dengan standar kesalahan 5%. Hasil penelitian diperoleh bahwa inokulum FMA memberikan pengaruh nyata pada derajat infeksi akar. Perlakuan M1 dengan dosis FMA 25g per polybag paling efektif untuk meningkatkan persentase derajat infeksi akar padi gogo dengan media tanam yang tercemar limbah cair batik. Kata kunci: Padi Gogo, Fungi Mikoriza Arbuskula, Limbah cair batik. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | More agricultural land is polluted by various industrial wastes such as batik liquid waste. Batik liquid waste generally contains various heavy metals that can inhibit plant growth. How to cope with the decline in the quality of rice plants due to heavy metal stress can be done with biotechological applications. The application of biotechnology by utilizing microorganisms as biological fertilizer is an effort to optimize land productivity, maintain and increase the production of agriculture, one of them is upland rice (Oryza sativa L.). Organisms that can be used are Arbuscular Mycorrhizal Fungi (FMA) which can associate with plant roots and function as bioprotectors because they are able to protect plants from biotic and abiotic stresses. This study aims to determine the effect of FMA inoculum administration on upland rice growth with planting media contaminated with batik liquid waste and determine the optimum dose of AMF on the growth of upland rice. This research was conducted using an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD). The treatments consisted of seven levels including FMA inoculation and batik liquid waste, FMA inoculation with concentrations of 0 g, 25 g, 50 g, 75 g, 100 g, and 125 g. Each treatment consisted of 4 replications. The independent variable was the FMA dose, while the dependent variable was the degree of root infection. The main parameters observed were the degree of root infection, and the supporting parameters were rice plant biomass and crop disease intensity. Data were analyzed using Variance Analysis (ANOVA) test with a standard error of 5%.The results showed that the AMF inoculum had a significant influence on the degree of root infection. The treatment of M1 with a 25g FMA dose per polybag was the most effective way to increase the percentage degree of upland rice root infection by planting media contaminated with batik liquid waste. |
| Kata kunci | Arbuscular Mycorrhizal Fungi, batik liquid wast and upland rice |
| Pembimbing 1 | Dr. Ratna Stia Dewi S.Si., M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Drs. Uki Dwiputranto, M.Sc. |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2020-08-19 20:01:19.861927 |