Artikel Ilmiah : E1A016106 a.n. MOHAMMAD HAIKAL DZIKRULLAH
| NIM | E1A016106 |
|---|---|
| Namamhs | MOHAMMAD HAIKAL DZIKRULLAH |
| Judul Artikel | PENJATUHAN PIDANA POKOK & TAMBAHAN TERHADAP ANGGOTA MILITER YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA (Studi terhadap Putusan Nomor : 06-K/PM II-11/AD/I/2019) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Narkotika adalah suatu zat yang penggunaannya harus berdasarkan pada dosis yang sesuai serta harus dengan rekomendasi dari ahli medis atau dalam hal ini dokter. Namun di zaman sekarang ini, narkotika penggunaannya banyak disalah gunakan. Dalam penelitian ini, penyalahgunaan narkotika dilakukan oleh Diyar Endra Brahmanti yang mana ia adalah seorang anggota TNI aktif. Karena perbuatannya, Terdakwa dituntut 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan oleh Oditur Militer di Pengadilan Militer Yogyakarta. Dakwaan dari Oditur Militer pada Terdakwa yaitu berdasarkan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai penjatuhan pidana pokok dan tambahan bagi anggota militer khususnya dalam kasus ini dan menganalisis tentang putusan hakim dalam mengadili perkara pada putusan sesuai dengan teori yang bersangkutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Majelis Hakim Pengadilan Militer Yogyakarta telah mempertimbangkan dari berbagai aspek seperti hal yang memberatkan serta yang meringankan bagi Terdakwa, memeriksa saksi dalam persidangan, melihat perbuatan yang dilakukan apakah memenuhi rumusan undang-undang, apakah dalam perbuatan yang dilakukan ada alasan pembenar, serta dilihat dari segi orang apakah mampu bertanggungjawab. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Narcotics is a substance whose use must be based on the appropriate dosage and must be with a recommendation from a medical expert or in this case a doctor. But in this day and age, narcotics use is misused. In this study, narcotics abuse was carried out by Diyar Endra Brahmanti who was an active member of the TNI. Because of his actions, the Defendant was prosecuted for 1 (one) year 6 (six) months by the Military Oditur at the Yogyakarta Military Court. The indictment of the Military Oditur on the Defendant is based on Article 127 paragraph (1) letter a of Law Number 35 Year 2009 concerning Narcotics with a maximum penalty of 4 years imprisonment. This study aims to analyze the imposition of basic and additional crimes for members of the military, especially in this case and analyze the judge's decision in trying the case on the verdict in accordance with the relevant theory. The method that used in this research is normative juridical with descriptive research specifications. Data sources that used are primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. The method of data collection is done by literature study and documents, the data obtained are presented with narrative texts. Based on the results of the research, it can be concluded that the Panel of Judges of the Yogyakarta Military Court has considered various aspects such as incriminating and mitigating matters for the Defendant, examining witnesses in court, observing the actions carried out whether fulfilling the formulation of the law, whether in the act carried out there are reasons justified, and in terms of whether people are able to take responsibility. |
| Kata kunci | Penyalahgunaan Narkotika, Anggota Militer, Putusan Pengadilan |
| Pembimbing 1 | Dr. Budiyono, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Sanyoto, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 3 | Handri Wirastuti Sawitri ,S.H., M.H. |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 22 |
| Tgl. Entri | 2020-08-14 13:18:46.635239 |