| NIM | D1A016164 |
| Namamhs | ZIAN FAHRI AHRIZA |
| Judul Artikel | PERTAMBAHAN BOBOT BADAN HARIAN DAN BODY CONDITION SCORE KAMBING YANG DISUPLEMENTASI TEPUNG BAWANG PUTIH DAN MINERAL CHROMIUM ORGANIK PADA PAKAN
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kebanyakan peternakan kambing potong berupa usaha sampingan dengan mengandalkan pakan rumput seadanya. Pemberian pakan kwalitas rendah maka akan memunculkan kondisi pakan yang diberikan kurang baik dan masalah pemanasan global, terutama emisi metana sehingga dapat diatasi dengan penambahan feed supplement seperti bawang putih dan mineral Chromium organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi tepung bawang putih (Allium sativum) dan mineral Chromium organik terhadap petambahan bobot badan harian dan body condition score pada kambing PE. Materi yang digunakan berupa 18 ekor kambing PE jantan. Pakan yang diberikan yaitu 4% dari bahan kering. Pakan perlakuan terdiri 60% Konsentrat, 40% Hijauan, tepung bawang putih 250 ppm, mineral chromium organik 1,5 ppm, dan air minum. Rancangan penelitian yang digunakan berupa 3 perlakuan dan ulangan sebanyak 6 kali. Susunan perlakuan terdiri dari R0 : Konsentrat 60% + Hijauan 40% (PK 14,36% dan TDN 66,32%)., R1 : Pakan R0 + 250 ppm tepung bawang putih (Allium sativum)., R2 : Pakan R1 + 1,5 ppm mineral Chromium organik. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan yang diberikan berpengaruh nyata terhadap peubah yang diukur yakni PBBH pada R0 (106.40±12.1), R1 (104.81±3.75) dan R2 (123.53±12.13), sedangkan hasil nilai BCS adalah R0 (2.17±0.21), R1 (2.531±0.23) dan R2 (2.643±0.37). Kesimpulan penelitian ini adalah suplementasi tepung bawang putih (Allium sativum) dan mineral chromium organik dalam pakan kambing dapat digunakan sebagai suplemen dalam pemeliharaan kambing. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study was aimed at determining the effect of garlic flour (Allium sativum) supplementation and minerals Chromium organic on daily body weight gain and Body Condition Score of PE goats. The material used was 18 male PE goats. Goats were given feed 4% of the dry matter per kg live weight. The feeding treatment was consisted of 60% concentrate, 40% forage, 250 ppm garlic flour, mineral chromium 1.5 ppm organic, and drinking water. The study design used was 3 treatments and 6 replications. The treatment consisted of R0: Concentrate 60% + Forage 40% (PK 14.36% and TDN 66.32%)., R1: Feed R0 + 250 ppm garlic flour., R2: Feed R1 + 1 , 5 ppm organic chromium mineral. The results showed that the treatment given significantly (p˂0,05) affected the measured variables namely daily gain of R0 (106.40 ± 12.1), R1 (104.81 ± 3.75) and R2 (123.53 ± 12.13), while the results of BCS values were R0 (2.17 ± 0.21), R1 (2,531 ± 0.23) and R2 (2,643 ± 0.37). The conclusion of this study is supplementation of garlic flour (Allium sativum) and organic chromium minerals in goat feed can be used as a supplement in goat raising. |
| Kata kunci | Tepung bawang putih, Mineral chromium organik, Kambing PE, PBBH, BCS |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Caribu Hadi Prayitno, M.P. |
| Pembimbing 2 | Ir. Pambudi Yuwono, M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2020-08-14 09:45:45.75422 |
|---|