Artikel Ilmiah : F1C016005 a.n. ATIKASARI DWIHANANDINI

Kembali Update Delete

NIMF1C016005
NamamhsATIKASARI DWIHANANDINI
Judul ArtikelKomunikasi Antarpribadi Pasutri Status Sosial-Ekonomi Menengah dalam Menjaga Keharmonisan (Studi pada Karyawan Fisip Unsoed)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Permasalahan kehidupan rumah tangga kian meningkat dari tahun ke tahun. Perceraian menjadi sebuah trend dalam kehidupan rumah tangga di Indonesia. Status sosial-ekonomi menjadi aspek yang cukup dominan diperhitungkan dalam kehidupan rumah tangga. Keharmonisan hubungan interpersonal pasutri menjadi sebuah poin yang perlu untuk diusahakan bukan sekedar cita-cita pada masa awal pernikahan. Masalah kesenjangan status sosial ekonomi menjadi pemicu pasutri untuk memiliki tingkatan lifestyle tertentu sehingga kadangkala hal tersebut tidak sesuai dengan kadar kemampuan pasutri dalam mencari nafkah untuk keluarga. Pasutri kemudian seringkali menuntut satu sama lainnya untuk menghasilkan uang yang lebih banyak diluar kadar kemampuan salah satu pihak, Kadangkala salah satu pasangan menginginkan kehidupan yang lebih baik namun ternyata tidak didukung oleh pasangannya sehingga hal tersebut memicu timbulnya konflik yang berkepanjangan yang kemudiana berujung pada perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana komunikasi interpersonal pasutri status sosial-ekonomi menengah dalam mempertahankan keharmonisan.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan paradigma penelitian fenomenologi. Pemilihan subjek menggunakan purposive dan snowball sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pasutri dengan status sosial-ekonomi menengah dengan tingkatan menengah terendah cenderung seringkali mengalami konflik sedangkan sebaliknya pada pasutri dengan status sosial ekonomi menengah atas cenderung memiliki konflik yang kualitas konfliknya rendah. Hal tersebut berkesinambungan dengan kenyataan bahwa sebenarnya status sosial ekonomi selalu diperhitungkan oleh pasangan suami dan istri namun upaya untuk menjaga keharmonisan menjadi salah satu agenda penting di dalam proses hubungan interpersonal pasutri. Menerapkan komunikasi antarpribadi yang efektif menimbulkan keharmonisan yang berkesinambungan, sehingga konflik cenderung memberikan dampak positif bukan sebaliknya.
Abtrak (Bhs. Inggris)The problems of household life are increasing from year to year. Divorce has become a trend in household life in Indonesia. Socio-economic status is a fairly dominant aspect taken into account in household life. The harmony of the interpersonal relationship of the couple becomes a point that needs to be worked on not just the ideals in the early days of marriage. The problem of gaps in socio-economic status is a trigger for couples to have a certain level of lifestyle so that sometimes it does not correspond to the level of ability of the couple in earning a living for the family. The couple then often demands from each other to make more money beyond the ability of one of the parties, Sometimes one partner wants a better life but is not supported by his partner so it triggers a protracted conflict that later leads to divorce. This study aims to find out how interpersonal communication pasutri middle-socioeconomic status in maintaining harmony.

The approach used in this research is qualitative with the phenomenological research paradigm. Subject selection using purposive and snowball sampling. The data collection methods used were in-depth interviews, observations, and documentation. The results obtained show that couples with middle socio-economic status with the lowest middle level tend to have conflicts while on the other hand, couples with upper middle socioeconomic status tend to have conflicts with low conflict quality. This is consistent with the fact that in fact the socio-economic status is always taken into account by husband and wife but efforts to maintain harmony become one of the important agendas in the process of interpersonal relationships pasutri. Implementing effective personal communication creates lasting harmony, so that conflict tends to have a positive impact not the other way around.

Kata kunciKata kunci : Komunikasi Antarpribadi, Status sosial-ekonomi, Pasutri
Pembimbing 1Dr. Nana Sutikna, M.Hum
Pembimbing 2Dr. Wisnu Widjanarko, S.Sos, M.Si
Pembimbing 3Dra. Dwi Pangastuti Marhaeni, M.Si
Tahun2020
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2020-08-13 15:05:05.007928
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.