Artikel Ilmiah : F1A016015 a.n. YUNITA EKA SAFITRI

Kembali Update Delete

NIMF1A016015
NamamhsYUNITA EKA SAFITRI
Judul ArtikelKEMISKINAN DAN UPAYA PENCARIAN PENGOBATAN PADA MASYARAKAT DI DESA TRIBUANA, KEC. PUNGGELAN, KAB. BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencarian pengobatan yang dilakukan oleh ibu keluarga miskin di Desa Tribuana, Kec. Punggelan, Keb. Banjarnegara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dengan metode kuantitatif deskriptif, dengan jenis survei dan pengambilan sampel dengan random sampling. Hasil penelitian menunjukan konsep sehat (50,0%) memiliki konsep sehat selama dirinya masih bisa beraktivitas, (43,6%) memahami sakit sebagai suatu keadaan ketika dirinya sudah tidak bisa beraktivitas. Sedangkan akses terhadap fasilitas kesehatan, (47,4%) menjawab 0-1 km jarak yang dibutuhkan untuk menuju fasilitas kesehatan, (47,4%) membutuhkan waktu hingga 2-3 menit, dan (89,7%) menjawab alat transportasi menggunakan motor. Kualitas pelayanan kesehatan, dinilai menggunakan 5 dimensi, dan menunjukan angka lebih dari 50% menjawab setuju dengan pernyataan positif yang disediakan. Perilaku pencarian pengobatan untuk kategori sakit ringan (26,9%), sakit sedang (25,5%) menjawab mengkonsumsi obat yang dijual bebas di warung, sakit berat (43,6%) pergi ke rumah sakit. Perilaku pencarian pengobatan untuk anak (20,5%) memilih pergi ke puskesmas. Ketika suami sakit (19,2%) mengkonsumsi obat yang dijual bebas di warung. Uji hubungan antara pendidikan dengan perilaku pencarian pengobatan pada sakit ringan p value= 0,751, sakit sedang p value= 0,891, dan sakit berat p value= 0,052. Berikutnya uji hubungan Pendapatan dengan perilaku pencarian pengobatan sakit ringan p value= 0,004, sakit sedang p value= 0,892, dan sakit berat p value= 0,943. Uji hubungan Jarak akses fasilitas kesehatan dengan perilaku pencarian pengobatan sakit ringan p value= 0,784, sakit sedang p value= 0,153 dan sakit berat p value= 0,130.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine the health-seeking behavior of mothers of poor families in Tribuana Village, Kec. Punggelan, Keb. Banjarnegara. This research was conducted using descriptive quantitative methods, with the type of survey and sampling with random sampling. The results showed that the concept of being healthy (50,0%) had a healthy concept as long as they were still able to do activities, (43,6%) understood pain as a condition when they were unable to move. Whereas access to health facilities, (47,4%) answered 0-1 km of the distance needed to get to health facilities, (47,4%) took up to 2-3 minutes, and (89,7%) answered that the means of transportation was using motorcycle. The quality of health services is assessed using 5 dimensions, and shows that more than 50% answered agree with the positive statements provided. Treatment-seeking behavior for the category of mild illness (26,9%), moderate illness (25,5%) answered that they consume drugs that are sold freely in a shop, seriously ill (43,6%) go to the hospital. Treatment seeking behavior for children (20,5%) chose to go to the puskesmas. When the husband is sick (19,2%) consume drugs that are sold freely in the stall. The correlation test between education and treatment seeking behavior in mild illness p value = 0.751, moderate illness p value = 0.891, and severe illness p value = 0.052. Next, the correlation between income and treatment seeking behavior for mild illness was p value = 0.004, moderate illness p value = 0.892, and severe illness p value = 0.943. Test the relationship between the distance of access to health facilities and treatment seeking behavior for mild illness p value = 0.784, moderate illness p value = 0.153 and severe illness p value = 0.130.
Kata kunciPerilaku pencarian pengobatan, Ibu, Miskin
Pembimbing 1Dr. Ign Suksmadi S, M. Si
Pembimbing 2Drs. Fx Wardiyono, M.Si
Pembimbing 3Dr. Rawuh Edy P, M.Si
Tahun2020
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2020-08-12 20:00:47.757433
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.