| NIM | D1A016017 |
| Namamhs | MELIANA FRANSISKA |
| Judul Artikel | Suplementasi Minyak Safflower (Carthamus tinctorius L.) dan Inositol Terhadap Nilai Haugh Unit dan Warna Kuning Telur Ayam Sentul Betina |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Skripsi dengan Judul “Suplementasi Minyak Safflower (Carthamus tinctorius L.) dan Inositol terhadap Nilai Haugh Unit dan Warna Kuning Telur Ayam Sentul”. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian suplementasi minyak safflower dan inositol dengan konsentrasi yang berbeda terhadap nilai haugh unit dan warna kuning telur ayam Sentul. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Materi yang digunakan yaitu ayam Sentul betina sebanyak 81 ekor umur 16 minggu yang dibagi menjadi 9 kelompok perlakuan pakan yaitu R0: pakan kontrol; R1: pakan yang mengandung minyak safflower 0,5%; R2: pakan yang mengandung minyak safflower 1%; R3: pakan yang mengandung inositol 0,5%; R4: pakan yang mengandung inositol 1%; R5: pakan yang mengandung minyak safflower 0,5% dan inositol 0,5%; R6: pakan yang mengandung minyak safflower 0,5% dan inositol 1%; R7: pakan yang mengandung minyak safflower 1% dan inositol 0,5%; R8 : pakan yang mengandung minyak safflower 1% dan inositol 1%. Hasil rataan nilai haugh unit diperoleh R0 yaitu 82,02±3,225; R1= 80,65±2,46; R2= 81,39±2,59; R3= 83,15±2,31; R4= 82,41±1,13; R5= 83,20±4,02; R6= 82,48±6,32; R7= 81,25±2,65; R8= 82,72±2,64. Hasil rataan warna kuning telur R0 yaitu 8,34±0,49; R1= 7,52±0,97; R2= 7,89±0,13; R3= 7,83±1,33; R4= 8,36±0,64; R5= 8,30±0,60; R6= 8,07±0,20; R7= 7,85±0,49; R8= 7,79±0,28 Hasil ANAVA menunjukkan bahwa pemberian minyak safflower dan inositol kedalam bahan pakan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) pada nilai haugh unit dan warna kuning telur ayam Sentul. Penambahan minyak safflower dan inositol dengan konsentrasi 0,5%-1% kedalam bahan pakan ayam Sentul belum dapat meningkatkan nilai haugh unit dan skor warna kuning telur, sehingga menghasilkan nilai haugh unit dan warna kuning telur yang relatif sama. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This Thesis were entitled “ Safflower oil (Carthamus tinctorius L.) and Inositol Supplementation on Haugh Unit and Yolk Colour of Sentul Chiken Egg”. This study aimed to determine the effect of Safflower oil (Carthamus tinctorius L.) and Inositol Supplementation with different concentration on Haugh Unit and Yolk Color of Sentul Chicken Egg”. This study used a completely randomized design . The materials were 81 female sentul chicken with 16 weeks of age and divided into 9 treatments, namely namely 100% basal feed ratio (R0/control), basal feed + safflower oil 0,5% (R1), basal feed + safflower oil 1% (R2), basal feed + inositol 0,5% (R3), basal feed + inositol 1% (R4), basal feed + safflower oil 0,5%+ Inositol 0,5% (R5), basal feed + safflower oil 0,5% + inositol 1% (R6), basal feed + safflower oil 1% + Inositol 0,5% (R7), basal feed + safflower oil 1% + Inositol 1% (R8)) and three replicates. The means of haugh unit are R0= 82,02±3,225; R1= 80,65±2,46; R2= 81,39±2,59; R3= 83,15±2,31; R4= 82,41±1,13; R5= 83,20±4,02; R6= 82,48±6,32; R7= 81,25±2,65; R8= 82,72±2,64. The means of Yolk Color are R0=8,34±0,49; R1= 7,52±0,97; R2= 7,89±0,13; R3= 7,83±1,33; R4= 8,36±0,64; R5= 8,30±0,60; R6= 8,07±0,20; R7= 7,85±0,49; R8= 7,79±0,28. The result of Analysis Variance showed that Safflower oil and Inositol Supplementation had no significant (P>0,05) on haugh unit and yolk color of sentul chicken egg. Supplementation safflower oil and inositol 0,5-1% into diet did not increase haugh unit and yolk color, therefore the haugh unit value and yolk color of sentul chicken egg were relatively equal. |
| Kata kunci | ayam sentul, warna kuning, nilai haugh unit, minyak safflower, inositol |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Ir. Ning Iriyanti, MP. |
| Pembimbing 2 | Prof. Dr. Ismoyowati, S.Pt, MP. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2020-08-11 22:01:18.454503 |
|---|