| NIM | C1H015039 |
| Namamhs | ANNESA FADHILA DAMAYANTI |
| Judul Artikel | Analysis of Financial Ratio in Predicting Financial Distress in Consumer Goods Industry Listed on Indonesia Stock Exchange |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Financial distress adalah tahap penurunan kondisi yang dialami oleh suatu perusahaan sebelum terjadinya kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji rasio likuditas, leverage, profitabilitas, dan aktivitas untuk memprediksi financial distress di industry barang konsumsi yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan tahun 2014 sampai tahun 2018. Industri barang konsumsi merupakan salah satu dari manufaktur industri yang sangat berpengaruh bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap current ratio dalam memprediksi financial distress, (2) ada pengaruh yang signifikan terhadap debt to equity ratio dalam memprediksi financial distress, (3) ada pengaruh yang signifikan terhadap return on asset dalam memprediksi financial distress, dan (4) ada pengaruh yang signifikan terhadap total asset turnover ratio dalam memprediksi financial distress. Sebagai upaya untuk mengurangi financial distress perusahaan, manajemen di industry barang konsumsi perlu membuat prioritas pada kebijakan tentang debt to equity rasio, return on asset, dan total asset turnover rasio. Untuk penelitian berikutnya perlu memilih dan menambahkan anteseden lain dari financial distress dengan menggunakan variable mediator atau moderator untuk menganalisis efek tidak langsung antara variable. Selanjutnya, penelitian berikutnya perlu mengembangkan objek penelitian yang lebih luas untuk menghasilkan hasil yang lebih baik secara lebih umum dan obyektif. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Financial distress is a stage of decline in conditions that occur in companies before bankruptcy. This study aims to examine liquidity ratio, leverage ratio, profitability ratio, and activity ratio to predict financial distress in the consumer goods industry that listed on the Indonesian Stock Exchange. This study uses secondary data obtained from the company’s financial statements period 2014 to 2018. Consumer goods industry is one of the manufacturing industries that give big impact to economic growth in Indonesia. Based on data analysis, it can be concluded that (1) there is no significant effect on current asset in predicting financial distress, (2) there is a significant effect on the debt to equity ratio in predicting financial distress, (3) there is a significant effect on return on asset in predicting financial distress, and (4) there is a significant effect on the total asset turnover ratio in predicting financial distress. As an effort to decrease the companies’ financial distress, management of consumer goods listed on Indonesia Stock Exchange needs to make priority on the policies about debt to equity ratio, return on asset and total asset turnover. Further researchers need to choose and add the other antecedent of financial distress and also may extend the research model by using the mediator or moderator variable to analyze the indirect effect among variables. Furthermore, further researches need to develop wider study object to produce the better result more generally and objectively. |
| Kata kunci | Financial Distress, Liquidity Ratios, Leverage Ratios, Profitability Ratios, Activity Ratios. |
| Pembimbing 1 | Dr. Najmudin, S.E., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Rio Dhani Laksana, S.E. |
| Pembimbing 3 | Ekaningtyas Widiastuti, S.E., M.Si |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 21 |
| Tgl. Entri | 2020-08-11 16:38:31.470121 |
|---|