Artikel Ilmiah : H1B016048 a.n. REYHAN ABEL RAMADHAN

Kembali Update Delete

NIMH1B016048
NamamhsREYHAN ABEL RAMADHAN
Judul ArtikelPengaruh Variasi Nilai FAS dan Panjang Penyaluran Sambungan Baja Tulangan Polos Lurus terhadap Kuat Lekat
Abstrak (Bhs. Indonesia)- Faktor lekatan (adhesi) merupakan salah satu faktor yang
menunjang terciptanya kerja sama antara beton dengan permukaan tulangan
baja. Pada saat struktur beton bertulang menahan beban akan timbul tegangan
lekat yang berupa shear interlock pada permukaan singgung antara baja
tulangan dengan beton asalkan tersedia panjang penyaluran yang cukup.
Tegangan lekat yang dihasilkan pada beton seringkali berbeda-beda tergantung
dari kuat tekan rencana beton yang disyaratkan. Salah satu yang mempengaruhi
kuat tekan rencana adalah adanya perbedaan pada nilai FAS yang digunakan.
Untuk itu perlu dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui
kekuatan lekatan pada sambungan lewatan baja tulangan polos lurus dengan
berbagai nilai FAS.
Agregat halus yang digunakan adalah pasir merapi, sedangkan untuk
agregat kasarnya menggunakan batu pecah split 10 – 20 mm. Semen yang
digunakan dalam campuran adukan beton adalah Semen Portland I dan tidak
menggunakan bahan tambah sehingga tidak ada perilaku kimia yang
ditambahkan dalam penelitian ini. Digunakan baja tulangan polos berdiameter
10 mm tanpa kait dengan panjang penyaluran sebesar 100mm, 200mm, 300mm,
Nilai FAS yang digunakan adalah 0,56, 0,58, 0,62. Benda uji yang digunakan
dalam penelitian ini berukuran 10 x 18 x 40 cm. Pengujian yang dilakukan pada
penelitian ini ialah pengujian kuat tekan beton, kuat tarik baja tulangan, dan pull
out benda uji balok dengan menggunakan Universal Testing Machine (UTM)
Dari hasil pengujian ini diperoleh bahwa nilai FAS berbanding terbalik
dengan kuat lekat beton, panjang penanaman baja tulangan berbanding terbalik
dengan kuat lekat beton, panjang penanaman berbanding terbalik dengan
panjang penyaluran penelitian, nilai FAS sebanding dengan panjang penyaluran
RSNI yang dihasilkan, panjang penyaluran penelitian bernilai lebih kecil
dibandingkan panjang penyaluran RSNI.
Abtrak (Bhs. Inggris)Adhesion factor is one of the factors that support of the
creation of being co-operate between concrete and bar reinforcement surfaces.
When concrete give by the load it will appear bond strength as a shear interlock
on the steel surfaces if there is a development length observation is available.
Bond strength are produced by concrete often has different varies depends by
compressive strength of each concrete. One that affect the compressive strength
is the differenc value of water cement raio. For this reason, this research need
to be carried out with the goal to determine the bond strength at the joints of
straight reinforcement with various of value water cement ratio.
Fine agregate used is Pasir Merapi, while the coars agregate uses split
stone 10 – 20 mm. Cement used for the conrete mixed was Portland Cement I
and did not use additive. Straight smooth bar steel with 10 mm diameter without
any hook and uses length observation with 100 mm, 200 mm, 300 mm. The water
cement ratio used is 0.56, 0.58, 0.62. The test who used in this study are
compressive strength of concrete, tensile strength of steel bar, and pull out beam
using Universal Testing Machine (UTM).
The result of this research are found that the value of water cement ratio
is inversely proportional to the bond strength, the length planting is inversely
proportional to the length observation research, the value of water cement ratio
is proportional to the length observation RSNI, and the length observation of the
research is smaller than the length observation RSNI.
Kata kunciTulangan Polos Lurus, Faktor Air Semen (FAS), Kuat Lekat, Panjang Penyaluran
Pembimbing 1Dr. Nor Intang Setyo H, S.T., M.T.
Pembimbing 2Gandjar Pamudji S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2020-08-07 08:39:59.194905
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.