Artikel Ilmiah : H1B015029 a.n. WINDY ANGGRAENY

Kembali Update Delete

NIMH1B015029
NamamhsWINDY ANGGRAENY
Judul ArtikelANALISIS LAJU EROSI PADA DAS KALISAPI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SEDIMENT TRANSPORT AND EROSION PREDICTION (STEP)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Erosi dan sedimentasi merupakan suatu permasalahan yang sering terjadi pada Daerah Aliran Sungai, erosi tanah dapat menyebabkan sedimentasi yang dapat mengakibatkan penyempitan saluran, perubahan geometrik dan morfologi sungai, pengendapan di daerah dalam belokan sungai dan penutupan atau penyempitan daerah muara sungai. Pada penelitian ini, laju erosi di analisis dengan menggunakan model STEP (Sediment Transport & Erosion Prediction) yang merupakan auto bash Python shell script yang dibuat dengan tujuan untuk menghitung besarnya erosi akibat percikan air, erosi pada permukaan tanah, laju pengendapan serta transport sedimen pada suatu aliran sungai. Dengan menggunakan model STEP ini akan didapatkan laju erosi dan sedimentasi dalam skala waktu bulanan/harian. Pada penelitian ini, DAS yang digunakan adalah DAS Kalisapi. DAS Kalisapi terletak di bagian Tenggara Kabupaten Banjarnegara dengan luas 134 km2. Pemodelan STEP ini belum teruji, sehingga perlu dilakukan pengujian dengan memasukkan data-data yang diperlukan sesuai dengan format input STEP. Nilai sediment transport hasil analisis STEP tersebut kemudian akan dibandingkan dengan nilai sediment transport dari VIC Hydro Model yang merupakan hasil interpolasi dari konsentrasi sedimen yang didapat dari lapangan. Setelah dilakukan analisis, perbandingan sediment transport hasil STEP dan VIC Hydro Model masih cukup jauh sehingga masih perlu dilakukan pengecekan terhadap pemodelan STEP tersebut.

Abtrak (Bhs. Inggris)Erosion and sedimentation are problems that often occur in watersheds, soil erosion can cause sedimentation which can cause channel narrowing, geometric changes, and river morphology, sedimentation in areas in river bends and closure or narrowing of river mouths. In this study, the erosion rate was analyzed using the STEP (Sediment Transport & Erosion Prediction) model which is an auto bash Python shell script created with the aim of calculating the amount of erosion due to water splashes, erosion on the surface of the ground, sedimentation rate and sediment transport on an River flow. Using this STEP model, we will get the rate of erosion and sedimentation on a monthly/daily time scale. In this study, the watershed used was the Kalisapi watershed. The Kalisapi watershed is located in the southeastern part of Banjarnegara Regency with an area of 134 km2. STEP modeling has not been tested, so it needs to tested by entering the data needed by the STEP input format. The sediment transport value from the STEP analysis will then be compared with the sediment transport value from the VIC Hydro Model which is the result of interpolation of sediment concentrations obtained from the field. After the analysis, the comparison of sediment transport results from the STEP and VIC Hydro Model is still quite far so that it still needs to be checked against the STEP modeling.
Kata kunciDAS Kalisapi, erosi percikan, erosi permukaan tanah, laju pengendapan, transpor sedimen, STEP
Pembimbing 1Yanto, S.T., M.S.E., Ph.D
Pembimbing 2Dr. Ing. Suroso, S.T., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2020-08-06 14:36:56.197701
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.