Artikel Ilmiah : L1B016011 a.n. MILIA ISTIQANAH
| NIM | L1B016011 |
|---|---|
| Namamhs | MILIA ISTIQANAH |
| Judul Artikel | PENAPISAN BAKTERI PROTEOLITIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) YANG DIBUDIDAYAKAN DI DESA PANGANDARAN KABUPATEN PANGANDARAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kakap putih (Lates calcarifer) merupakan spesies ikan budidaya di Indonesia yang memiliki permintaan pasar yang terus meningkat. Salah satu faktor penghambat budidaya ikan kakap putih di Indonesia yaitu manajemen pemberian pakan yang belum efisien dan optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam menangani kendala tersebut yaitu dengan mengetahui aktivitas bakteri proteolitik pada pencernaan ikan kakap putih. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keberadaan dan aktivitas bakteri proteolitik pada saluran pencernaan ikan kakap putih. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode observasi dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling. Keberadaan bakteri proteolitik pada saluran pencernaan ikan kakap putih pada penelitian ini ditunjukkan dengan adanya zona bening di sekeliling koloni bakteri yang ditumbuhkan pada media spesifik (skim milk). Hasil aktivitas bakteri proteolitik pada saluran pencernaan ikan kakap putih yang ditemukan, yaitu pada ikan kakap putih 1 di saluran pencernaan bagian anterior berkisar 0,167-1,2, bagian middle berkisar 0,167–1, bagian posterior berkisar 0,2–0,75, lalu pada ikan kakap putih 2 saluran pencernaan bagian anterior berkisar 0,1-0,75, bagian middle berkisar 0,153–1, bagian posterior berkisar 0,25–1, dan pada ikan kakap putih 3 saluran pencernaan bagian anterior berkisar 0,2–0,75, bagian middle berkisar 0,2–1,8 bagian posterior berkisar 0,28–0,57. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | White snapper (Lates calcarifer) is a species of aquaculture in Indonesia with an increasing market demand. One of the retarder factors of white snapper cultivation in Indonesia is the management of feeding which is currently not efficient and optimal. Finding out the activity of proteolytic bacteria in the digestion of white snapper is one of the ways to accomplish this retarder. The purpose of this study is to determine the existence and the activity of proteolytic bacteria in the digestive tract of white snapper. The method of this study is the method of observation with a purposive random sampling technique. The existence of proteolytic bacteria in the digestive tract of white snapper is proved by the existence of a pellucid zone around the bacterial colony that is grown on specific media (skim milk). The results found of the activity of proteolytic bacteria in the digestive tract of white snapper are; white snapper 1 the anterior part in digestive tract ranges 0.167-1,2, the middle part ranges 0,167-1, the posterior part ranges 0,2-0,75, white snapper 2 the anterior part in digestive tract ranges 0,1-0,75, the middle part ranges 0,153-1, the posterior part ranges 0,25-1, and white snapper 3 the anterior part in digestive tract ranges 0,2-0,75, the middle part ranges 0,2-1,8, the posterior part ranges 0,28-0,57. |
| Kata kunci | Ikan kakap putih, bakteri proteolitik, zona bening, Saluran Pencernaan, enzim protease |
| Pembimbing 1 | Dr. Kasprijo, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Petrus Hart Tjahja. S., MS |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2020-08-04 17:09:34.439527 |