Artikel Ilmiah : K1C016046 a.n. MELVA PASARIBU
| NIM | K1C016046 |
|---|---|
| Namamhs | MELVA PASARIBU |
| Judul Artikel | STUDI PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM BERDASARKAN RUMUSAN ATENUASI DAN DATA AKSELEROGRAF WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Percepatan gerakan tanah merupakan salah satu parameter yang memberikan gambaran tingkat kerusakan dan bahaya wilayah tertentu akibat terjadi gempa bumi. Kuantitas accelerograph yang masih terbatas di Indonesia dan belum adanya rumusan empiris yang dikembangkan khusus untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah, mendorong untuk mengkaji percepatan tanah maksimum berdasarkan fungsi atenuasi. Pada penelitian ini, dilakukan penentuan rumusan empiris PGA menggunakan rumusan Lin dan Wu (2010) sebagai rujukan. Data yang digunakan yaitu data accelerograph dan data gempa bumi dengan jumlah data yang digunakan adalah 90 data dari 26 events pada tahun 2017-2018. Berdasarkan analisis regresi maka diperoleh koefisien hiposenter b1 adalah -1,53086, koefisien magnitudo b2 adalah 0,939858, dan konstanta c adalah -1,39601. Pengujian rumusan yang diperoleh dilakukan menggunakan 65 data dari 14 events pada tahun 2019 dan korelasi antara nilai PGA model dan hasil pembacaan akselerograf berkorelasi sedang dengan nilai korelasi sebesar 0,58529. Nilai PGA yang diperoleh diimplementasikan dalam bentuk peta daerah berpotensi gempa bumi di wilayah Provinsi Jawa Tengah. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Peak ground acceleration (PGA) is one of the parameters that described the level of damage and danger of a particular area due to an earthquake. The quantity of accelerograph is still limited in Indonesia and the absence of an empirical formula developed specifically for Central Java Province region, that encourages researcher to develop a peak ground acceleration’s formula based on attenuation functions. In this research, the PGA empirical formula was determined using the Lin and Wu’s formula (2010) as reference. The data that used are accelerograph and earthquake data, the total data used is 90 data from 26 events in 2017-2018. Based on regression analysis, the hypocenter coefficient b1 is -1,53086, the magnitude coefficient b2 adalah 0,939858, and the constant c is -1,39601. The formulation test obtained was carried out using 65 data from 14 events in 2019, and the correlation between PGA value of the model and the results of the accelerograph were moderately correlated with the correlation value was 0,58529. The PGA value that obtained implemented in the earthquake potential map in the Central Java Province region. |
| Kata kunci | PGA, koefisien hiposenter, koefisien magnitudo, konstanta, Jawa Tengah |
| Pembimbing 1 | Jamrud Aminuddin |
| Pembimbing 2 | Riyadi |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2020-08-01 08:53:33.830033 |