Artikel Ilmiah : F1B016046 a.n. DWI RAHAYU RUBIANTI

Kembali Update Delete

NIMF1B016046
NamamhsDWI RAHAYU RUBIANTI
Judul ArtikelImplementasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Studi di Desa Sokaraja Kidul
Abstrak (Bhs. Indonesia)Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) adalah program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan. Desa Sokaraja merupakan salah satu wilayah mengimplementasikan program KOTAKU.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses implementasi Program KOTAKU di Desa Sokaraja Kidul dengan menggunakan perspektif What’s Happening yang dikemukakan oleh Ripley dan Franklin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Desa Sokaraja Kidul berdasarkan dimensi-dimensi dalam perspektif What’s Happening yang dikemukakan oleh Ripley dan Franklin belum berjalan dengan optimal. Berikut merupakan hasil penelitian berdasarkan dimensi perspektif What’s Happening : 1) Aktor yang terlibat, ditemukan bahwa peran aktor di tingkat masyarakat seperti BKM dan KSM belum optimal. 2) Kejelasan tujuan, Tujuan dari Program KOTAKU sudah jelas dan aktor pelaksana telah memahami tujuan program. 3) Perkembangan dan kerumitan kebijakan, koordinasi dan komunikasi telah berjalan efektif, perubahan kebijakan yang terjadi tidak memiliki dampak signifikan terhadap program, pedoman pelaksanaan program telah ada namun aktor di tingkat masyarakat kurang mengetahui adanya pedoman, tahap keberlanjutan dalam prosedur implementasi belum berjalan. 4) Partisipasi mayarakat, masyarakat Desa Sokaraja Kidul mendukug dan ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan program. 5) Faktor yang mempengaruhi, dana yang dialokasikan belum dapat mengatasi semua permasalahan kumuh serta faktor kondisi sosial dan budaya menjadi faktor pendorong implementasi sedangkan kondisi ekonomi menjadi kendala implementasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) program is national program to increase infrastructure acces and basic service in urban slum area. Desa Sokaraja Kidul is one of the areas implementing KOTAKU program.
The purpose of this research is to find out how the implementation of KOTAKU program at Desa Sokaraja Kidul using What’s Happening perspective by Ripley and Franklin. This research is using qualitative descriptive method.
The results of this study indicate that the Implementation of Program KOTAKU (KOTAKU) in Desa Sokaraja Kidul based on dimensions in the perspective of What’s Happening by Ripley and Franklin hasn’t optimal. The following results of the research based on the perspective dimensions of What’s Happening: 1) The Profusion of actors, found that the role of actors at the community level such as BKM and KSM has not been optimal. 2) The Multiplicity and vagueness of goals, The purpose of the KOTAKU Program are understandable and implementing actors understand the program's purposes. 3) The Poliferatin and complexity of government programs, coordination and communication have been effective, policy changes that occur but didn’t have significant impact on the program implementation, Guidelines for program implementation have been made but actors at the community level are not aware of the guidance, the sustainability step in the implementation procedure has not optimally implemented. 4) Community Participation, the people of Desa Sokaraja Kidul support and participate in the implementation of the program. 5) Influencing factors, the funds allocated have not been able to solve all slum problems and social and cultural conditions are factors driving implementation while economic conditions are becoming obstacles to implementation.
Kata kunciImplementasi Kebijakan, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Pembimbing 1Dr. Wahyuningrat, M.Si.
Pembimbing 2Drs. Simin, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2020-07-24 11:00:36.863964
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.