Artikel Ilmiah : L1B016045 a.n. CANDRO DEA BAGASKARA SUPER YUDHISTIRA

Kembali Update Delete

NIML1B016045
NamamhsCANDRO DEA BAGASKARA SUPER YUDHISTIRA
Judul ArtikelEfektivitas Infusum Daun Durian (Durio zibethinus) sebagai Anestesi Alami Ikan Lele (Clarias gariepinus)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Bahan anestesi buatan atau alami sangat dibutuhkan dalam transportasi ikan hidup, karena ikan secara fisiologi harus tetap hidup dan sehat sampai tempat tujuan. Daun durian adalah merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan sebagai anetesi dalam transport karena mengandung mengandung senyawa metabolit sekunder seperti saponin, tanin dan flavonoid. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsentrasi efektif infusum daun durian sebagai anestesi ikan lele terhadap waktu induksi dan sedatif, profil glukosa darah dan sintasan. Ikan dengan berat rataan 185,62 ± 9,06 g dalam 3 L air dengan konsentrasi bahan anestesi daun durian yang berbeda digunakan untuk mengetahui status pingsan ikan. Rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan (konsentrasi infusum daun durian 5%, 15%, 25%, dan 35%.) dan tiga ulangan digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi terbaik yang diperoleh adalah 35%, dengan waktu induktif 9 menit-19 detik dan waktu sedatif 1 menit-42 detik. Sintasan ikan lele pada perlakuan terbaik sebesar 88.89%, dengan kadar glukosa darah sebesar 63,23 mg/dL.
Abtrak (Bhs. Inggris)Artificial or natural anesthetic ingredients are needed in the transportation of live fish, because fish must be physiologically alive and healthy to their destination. Durian leaf is one of the natural ingredients that can be used as anesthetics in transport because it contains secondary metabolites such as saponins, tannins and flavonoids. The purpose of this study was to determine the effective concentration of durian leaf infusion as catfish anesthesia during transportation on induction and sedative time, blood glucose profile and survival rate. Fish with an average weight of 185,62 ± 9,06 g in 3 L of water with different concentrations of durian leaf anesthetics are used to determine the status of fish fainting. A complete randomized design (CRD) with four treatments (5%, 15%, 25%, and 35% durian leaf infusion concentrations) and three replications were applied in this study. The results of this study indicated that the best concentration obtained was 35%, with an inductive time of 9 min.19 sec. and a sedative time of 1 min.42 sec. The survival rate of catfish in the best treatment was 88.89%, with a blood glucose level of 63.23 mg/dL.
Kata kunciIkan Lele; daun durian; anestesi alami; infusum
Pembimbing 1Taufik Budhi Pramono, S.Pi., M.Si.
Pembimbing 2Ir. Purnama Sukardi, Ph.D.
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2020-07-23 17:56:59.155884
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.