Artikel Ilmiah : D1A016070 a.n. ESA NUR KHARISMAWAN

Kembali Update Delete

NIMD1A016070
NamamhsESA NUR KHARISMAWAN
Judul ArtikelKECERNAAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR PAKAN KAMBING YANG DISUPLEMENTASI TEPUNG BAWANG PUTIH (Allium sativum) DAN MINERAL CHROMIUM ORGANIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pakan berkualitas rendah dapat menurunkan kecernaan dan produktivitas ternak yang dapat diatasi dengan pemberian feed supplement berupa tepung bawang putih dan mineral chromium organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kecernaan protein kasar dan kecernaan serat kasar pakan kambing yang disuplementasi tepung bawang putih (Allium sativum) dan mineral Chromium organik.
Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu 18 ekor kambing peranakan ettawa jantan. Pakan yang diberikan yaitu 4% dari bahan kering. Pakan perlakuan terdiri dari 60% Konsentrat, 40% Hijauan, tepung bawang putih 250 ppm, mineral Chromium organik 1,5 ppm, dan air minum. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan ulangan sebanyak 6 kali. Susunan perlakuan terdiri dari R0: Konsentrat 60% + Hijauan 40% (PK 14,36% dan TDN 66,32%); R1: Pakan R0 + 250 ppm tepung bawang putih (Allium sativum); R2: Pakan R1 + 1,5 ppm mineral Chromium organik.
Hasil penelitian menunjukkan perlakuan yang diberikan berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap kecernaan protein kasar dan tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap kecernaan serat kasar. Rataan kecernaan protein kasar pada perlakuan adalah R0: 79,55 ± 3,11; R1: 70,29 ± 6,54; dan R2: 73,82 ± 2,42. Sedangkan rataan kecernaan serat kasar pada perlakuan adalah R0: 76,70 ± 7,04%; R1: 80,84 ± 4,17%; dan R2: 82,40 ± 1,07%.
Kesimpulan penelitian ini adalah suplementasi tepung bawang putih dan mineral Chromium organik dapat menyebabkan terjadinya penurunan kecernaan protein kasar namun suplementasi tepung bawang putih dan mineral Chromium organik cenderung meningkatkan kecernaan serat kasar.
Abtrak (Bhs. Inggris)Low quality feed can reduce livestock digestibility and productivity which can be solved by adding feed supplement such garlic powder organic Chromium mineral. This research aims to study the digestibility of crude protein and crude fiber of goat feed supplemented by garlic powder (Allium sativum) and chromium organic mineral.
The materials of this research used 8 months old etawa crossbreed goats. The treatment feed consisted of 40% forage, 60% concentrate (CP 14,36%; TDN 66,3 2%), 250 ppm garlic flour, and 1,5 ppm organic Chromium mineral. The research method was experimental using a Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments and was repeated 6 times. The treatments researched were R0: Base feed; R1: Base feed + 250 ppm garlic powder; R2: Base feed + 250 ppm garlic powder + 1.5 ppm organic Chromium mineral.
The result of this research showed that the treatments had a highly significant effect (P<0.01) on digestibility of crude protein and no significant effect (P>0.05) of crude fiber. The average of crude protein on the treatments was R0: 79,55 ± 3,11; R1: 70,29 ± 6,54; and R2: 73,82 ± 2,42. And the average of crude fiber on the treatments was R0: 76,70 ± 7,04%; R1: 80,84 ± 4,17%; and R2: 82,40 ± 1,07%.
The conclusion of this research was supplementation of garlic powder and chromium organic mineral can reduce the digestibility of crude protein but supplementation of garlic powder and chromium organic mineral disposed increase the digestibility of crude fiber.
Kata kunciTepung bawang putih, Mineral Chromium organik, Kambing PE, Kecernaan protein kasar, Kecernaan serat kasar
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Prayitno, M.P.
Pembimbing 2Dr. Ir. Munasik, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2020-07-17 09:43:57.341542
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.