Artikel Ilmiah : H1C015042 a.n. MOH RIDWAN LAMCI
| NIM | H1C015042 |
|---|---|
| Namamhs | MOH RIDWAN LAMCI |
| Judul Artikel | GEOLOGI DAN ANALISIS GERAKAN TANAH DAERAH MEKARWANGI DAN SEKITARNYA, KECAMATAN LEMBANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT, PROVINSI JAWA BARAT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Daerah Penelitian terletak pada desa Mekarwangi dan sekitarnya, Lembang, kabupaten Bandung Barat, provinsi Jawa Barat. Berdasarkan kondisi geomorfologi, daerah penelitian termasuk kedalam daerah memiliki perbukitan yang sangat terjal, sehingga termasuk zona rawan akan terjadinya Gerakan tanah atau longsoran. Pada daerah penelitian, secara umum terdapat lokasi yang sudah terjadi maupun rawan terjadinya Gerakan tanah atau longsor. Hal ini membuat penulis menginginkan penelitian mengenai gerakan tanah pada lokasi sudah terjadi maupun rawan terjadinya gerakan tanah. Tujuan Penelitian ini antara lain mengetahui secara detail kondisi geologi daerah penelitian, mengetahui potensi terjadinya Gerakan tanah pada daerah penelitian, mengetahui faktor- faktor terjadinya Gerakan tanah, mengetahui keteknikan tanah dan nilai kestabilan lereng meliputi sifat fisik dan mekanik tanah. Metode penelitian ini terbagi beberapa tahapan yang pertama, pemetaan geologi, meliputi pengambilan data geomorfologi, litologi, dan struktur geologi. Tahapan Kedua pengamatan lokasi daerah yang rawan terjadinya gerakan tanah maupun sudah terjadi gerakan tanah atau longsor, meliputi pengambilan sampel tanah pada lokasi penelitian. Tahapan Ketiga analisis kestabilan lereng meliputi data sifat fisik dan mekanik tanah, kemudian menggunakan aplikasi slides 6 untuk mengetahui nilai faktor kemananan pada lereng daerah peneltian. Berdasarkan hasil dari penelitian ini yaitu Litologi pada daerah penelitian meliputi breksi piroklastik, tufa pasir, intrusi andesit, lava basalt, tufa berbatuapung. Struktur pada daerah penelitian yaitu struktur sesar lembang yang merupakan sesar regional pada daerah penelitian. Terdapat lokasi untuk penelitian untuk mengetahui kestabilan lerengnya, dan mendapatkan hasil. Dari hasil perhitungan aplikasi slides 6 mendapatkan nilai faktor keamanan pada lereng sebesar 1,14. Hal ini menunjukan bahwa pada lereng tersebut dalam kondisi kritis atau longsoran pernah terjadi. Upaya penanganan yang dapat mengurangi resiko Gerakan tanah / longsor adalah mengubah geometri lereng meliputi pelandaian lereng mendapatkan nilai faktor keamanan sebesar 1,3. Hal ini bahwa lereng dalam kondisi stabil atau longsoran jarang terjadi. Upaya lain dalam meningkatkan kestabilan lereng mengubah geometri lereng dengan cara, pemotongan lereng dengan menanbahkan dinding penahan dan tiang pancang mendapatkan nilai faktor kemanan sebesar 1,9. Hal ini bahwa lereng dalam kondisi stabil dan meninimalisir terjadinya Gerakan tanah pada lokasi penelitian. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research area is located in and around the village of mekaroth and, lembang, west bandung district, west Java province. Based on geomorfology, the research area includes steep hills, which are prone to soil movement or avalanches. In the research area, there is generally both a fixed location and a high risk of soil or avalanches. This makes the writer want both a study of the movement of the soil at the site and a volatile location. The purposes of this study include detailed conditions of the geology of the research area, knowing the potential for soil movement in the research area, knowing the factors behind the movement of the soil, knowing the industrial integrity and durability of the slope include both physical and mechanical properties. This method of research divides the first few stages, the mapping of geology, including collecting geomorfology, litology, and geological structures. A second stage of observation of locations of high risk areas as well as of soil or landslides, would include the removal of soil samples at the research site. The third step of a slope stability analysis involves data of the physical properties and the ground mechanics, then USES an application of no.6 to know the value of the safety factor on the slope of the research area. Based on the results of this study, litology in the research area includes breksi piroclastic, tufa sand, an intrusion of andesit, basalt lava, vacuum-paved tufa. The structure of the research area, the area of the problem, is a regional regional regional model. There's a site for research to identify the slope's stability, and get results. From the quantifying of the application-6 came the security factor value on a slope of 1.14. This suggests that the slope is critical or that an avalanche has happened. Treatment efforts that can reduce risk of soil movement or avalanches are changing the geometry of the slope by means of footings getting the safety factor value of 1.13. It is that slopes are in stable conditions or avalanches are rare. Another attempt to improve the stability of a slope changed the geometry of a slope by putting in place a retaining wall and a torture stake gained a security-factor of 1.9. It is that the slope is in a stable condition and remains a movement of the soil at the research site. |
| Kata kunci | Kata kunci : Daerah Mekarwangi, Lembang, Gerakan Tanah, Kestabilan Lereng, Faktor Keamanan |
| Pembimbing 1 | Dr. Indra Permanajati, S.T., M.T. |
| Pembimbing 2 | Sunarya Wibawa, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2020-07-11 20:12:19.327055 |