Artikel Ilmiah : H1B016027 a.n. MONICA KUMALASARI

Kembali Update Delete

NIMH1B016027
NamamhsMONICA KUMALASARI
Judul ArtikelStudi Eksperimental Kuat Lekat Baja Tulangan Polos Dan Ulir Pada Beton Fas 0,52 Berdasarkan Pengujian Pull Out
Abstrak (Bhs. Indonesia)Beton bertulang dapat bekerja dengan maksimal disebabkan salah satunya oleh faktor lekatan. Sambungan baja tulangan harus mampu mengikat kuat agar tidak terjadi kegagalan struktur. Perlu dilakukan penelitian mengenai kuat lekat tulangan dan beton dengan tujuan mengetahui kekuatan sambungan lewatan baja tulangan polos dengan kait dan ulir lurus serta mengetahui panjang penyaluran optimum baja tulangan polos dengan kait dan ulir lurus terhadap beton fas 0,52. Semen yang digunakan dalam campuran adukan beton adalah Semen Portland I dan tidak menggunakan bahan tambah. Baja tulangan polos dan ulir berdiameter 10 mm dengan variasi yang diteliti adalah baja tulangan polos kait 180° dan ulir lurus dengan panjang penyaluran 100 mm, 200 mm, 300. Benda uji yang digunakan berbentuk balok. Waktu pengujian dilakukan setelah beton mencapai umur 28 hari. Pada hal ini, benda uji tidak dirawat pada standar laboratorium. Pengujian yang dilakukan ialah pengujian mutu beton, kuat baja tulangan dan pull out dengan alat Universal Testing Machine (UTM). Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kuat lekat sambungan baja tulangan polos dengan kait 180° lebih besar dari sambungan tulangan ulir lurus dan panjang penyaluran optimum penelitian lebih besar daripada SNI.
Abtrak (Bhs. Inggris)Reinforced concrete can work optimally due to one of them is adhesion. Reinforcing steel joints must be able to bind tightly to prevent structural failure. Research needs to be done on the reinforcement strength of reinforcement and concrete to know the strength of the plain reinforcement steel crossing joints with straight hooks and threads as well as know the optimum length of distribution of plain reinforcing steel with hooks and straight threads to 0.52 fas concrete. The cement used in the concrete mix is Portland Cement I and does not use added materials. Plain reinforcing steel and 10 mm diameter thread with the variations studied were 180 ° plain reinforced steel and straight thread with a distribution length of 100 mm, 200 mm, 300. The test object used was a beam. When the test is done after the concrete reaches 28 days of age. In this case, the test specimen is not treated to laboratory standards. Tests conducted are testing the quality of concrete, reinforcement steel strength and pull out with a Universal Testing Machine (UTM). From the research that has been done, it is obtained that the bond strength of a plain reinforcing steel joint with a 180 ° hook is greater than a straight thread reinforcement connection and the optimum distribution length of the study is greater than SNI.
Kata kunciTulangan polos kait 180°, tulangan ulir lurus, fas 0,52, Semen Portland I, kuat lekat, panjang penyaluran
Pembimbing 1Dr. Nor Intang Setyo Hermanto S.T., M.T.
Pembimbing 2Gandjar Pamudji S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2020-06-01 21:26:33.373585
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.