Artikel Ilmiah : E1A013330 a.n. DWIKY SATRIA BAGASKARA

Kembali Update Delete

NIME1A013330
NamamhsDWIKY SATRIA BAGASKARA
Judul ArtikelCERAI TALAK KARENA PERSELISIHAN TERUS MENERUS (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Tegal Nomor 76/Pdt.G/2018/PA.Tg)
Abstrak (Bhs. Indonesia)CERAI TALAK KARENA PERSELISIHAN TERUS MENERUS
(Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Tegal
Nomor 76/Pdt.G/2018/PA.Tg)

ABSTRAK
Setiap perceraian pasti diawali dengan adanya konflik yang menyebabkan ketidakrukunan dalam rumah tangga sehingga tidak tercapai esensi dari pernikahan itu sendiri. Perceraian yang terjadi karena keputusan Pengadilan Agama dapat terjadi karena gugat cerai serta telah cukup adanya alasan yang ditentukan oleh undang-undang setelah tidak berhasil didamaikan antara suami dan isteri tersebut dan menjadi landasan terjadinya perceraian baik melalui cerai talak maupun cerai gugat. Salah satu Putusan Pengadilan Agama Tegal Nomor 76/Pdt.G/2018/PA.Tg. majelis hakim menjatuhkan talak satu roj’i kepada Tergugat. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian guna penyusunan tugas akhir penulisan hukum dengan judul “Cerai Talak Karena Perselisihan Terus Menerus (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Tegal Nomor 76/Pdt.G/2018/PA.Tg)
Penelitian ini bertujuan mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan cerai talak karena perselisihan terus menerus (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Tegal Nomor 76/Pdt.G/2018/PA.Tg). Penelitian ini menggunakan metode pendekatan hukum secara yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian preskriptif. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa Putusan Pengadilan Agama Tegal Nomor 76/Pdt.G/2018/PA.Tg, undang-undang serta buku-buku. Data yang diperoleh disajikan secara sistematis dan terperinci, dan analisis data dilakukan secara normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan dasar pertimbangan Hakim dalam Hakim Pengadilan Agama Tegal dengan Perkara Nomor 76/Pdt.G/2018/PA.Tg berdasarkan Penjelasan Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Pasal 39 ayat (2) dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam, serta selanjutnya hakim juga menjatuhkan talak satu roj’i terhadap Termohon dengan alasan Termohon selingkuh dengan laki-laki lain.

Kata kunci : Gugat Cerai, Talak Satu Roj’i
Abtrak (Bhs. Inggris)DIVORCING BECAUSE OF CONTINOUSLY DISPUTE
(Juridical Review of the Decision of the Tegal Religious Court
Number 76 / Pdt.G / 2018 / PA.Tg)

ABSTRACT
Every divorce must begin with a conflict that causes disharmony in the household so it does not require the essence of marriage itself. Divorce that occurs because of a religious court can occur due to divorce and has also made sufficient grounds determined by the law after unsuccessful reconciliation between the husband and wife and becomes the basis for increasing divorce through divorce or divorce. One of the Decisions of the Tegal Religious Court Number 76 / Pdt.G / 2018 / PA.Tg. the judges dropped divorce one roj'i to the Defendant. Researchers are interested in researching to complete research under the title "Divorcing because of continously dispute (Juridical Review of the Decision of the Tegal Religious Court Number 76 / Pdt.G / 2018 / PA.Tg)
This study discusses the judges' consideration in granting divorce due to continuous disputes (Juridical Review of the Decision of the Tegal Religious Court Number 76 / Pdt.G / 2018 / PA.Tg). This study uses normative juridical legal methods, with prescriptive research specifications. The decision of the Tegal Religious Court Number 76 / Pdt.G / 2018 / PA.Tg, laws, and books. The data obtained are presented systematically and in detail, and the data analysis is carried out in a qualitative normative manner.
Based on the results of research and discussion, it can be based on the consideration of Judges in the Tegal Religious Court with Case Number 76 / Pdt.G / 2018 / PA.Tg based on the Explanation of Article 39 paragraph (2) of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, Article 39 paragraph (2) and Law Number 1 of 1974 in conjunction with Article 116 letter (f) of the Compilation of Islamic Law, and assesses that there is also divorce on a Respondent because the Respondent has an affair with another man.

Keywords: Divorce suit, divorce divo


Kata kunciGugat Cerai, Talak Satu Roj’i
Pembimbing 1Dr. Hj. Siti Muflichah, S.H., M.H
Pembimbing 2Bambang Heryanto, S.H., M.H
Pembimbing 3Prof. Hj. Tri Lisiani Prihatinah, S.H., M.A., Ph
Tahun2020
Jumlah Halaman25
Tgl. Entri2020-05-18 12:15:26.951954
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.