| NIM | F1F016030 |
| Namamhs | MUHAMMAD TAUFAN MAHARDIKA |
| Judul Artikel | ANALISIS PENGARUH ONE CHINA POLICY DALAM UPAYA KERJA SAMA SISTER CITY KOTA BOGOR – TAINAN (2016-2019) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian yang berjudul “Analisis Pengaruh One China Policy dalam Upaya Kerjasama Sister City Kota Bogor – Tainan (2016-2019)” merupakan penelitian yang diawali dengan membahas sejarah One China Policy atau Kebijakan Satu Cina, guna mengetahui latar belakang berdirinya Taiwan dari hasil perang sipil antara Partai Kuomintang dan Partai Komunis Cina, yang kemudian membuat Republik Rakyat Cina mendorong komunitas internasional, termasuk Indonesia dalam menekan eksistensi Taiwan. Kebijakan One China Policy tersebut kemudian dianalisis pengaruhnya terhadap kerjasama luar negeri yang dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap pemerintah daerah setingkat (non-central government) di Taiwan. Berdasarkan analisis penelitian yang dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yang didukung wawancara langsung, serta menggunakan teori peran dan konsep paradiplomasi, ditunjukan bahwa kebijakan one china policy yang dikeluarkan Cina tidak hanya berdampak pada kebijakan di level pemerintah pusat saja, melainkan berdampak juga di tingkat pemerintah daerah, yaitu Pemerintah Kota Bogor. Faktor sebagian peraturan luar negeri pemerintah daerah yang masih bersumber pada kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, menjadi faktor kunci gagalnya upaya kerjasama Government to Government (G2G) antara Kota Bogor dan Kota Tainan dalam bentuk sister city, mengingat kepatuhan Indonesia terhadap Cina dalam menjaga hubungan antara Indonesia dan Taiwan bersifat informal. Sehingga kedua kota hanya bisa melakukan kerja sama dalam bentuk informal seperti kerjasama kebudayaan, People to People (P2P) atau Business to Business (B2B) saja. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The study entitled "Analysis of the Influence of One China Policy in the City of Bogor - Tainan Sister City Collaboration Efforts (2016-2019)" is a study that began by discussing the history of One China Policy, to find out the background of Taiwan's establishment from the results of the civil war between the Kuomintang Party and the China Communis Party, which then made the People's Republic of China encourages the international community, including Indonesia in suppressing of Taiwan existence. The one china policy was then analyzed for its influence on foreign cooperation undertaken by regional governments level in Taiwan. Based on the analysis of research conducted with qualitative descriptive methods supported by direct- interviews, and using role theory and paradiplomacy concepts, it was shown that the One China Policy issued by China not only had an impact on policies at the central government level, but also at the regional government level, namely the Bogor City Government. The reason of some regional government foreign regulations which still originates from policies implemented by the central government, is a key reason in the failure of the Government to Government (G2G) cooperation efforts between Bogor City and Tainan City in the form of sister cities, given Indonesia's compliance with China in maintaining relations between Indonesia and Taiwan informal. So that the two cities can only do informal cooperation such as cultural cooperation, People toPeople (P2P) or Business to Business (B2B) only. |
| Kata kunci | Perang Sipil, Kebijakan Satu Cina, Pemerintah Daerah |
| Pembimbing 1 | Arif Darmawan |
| Pembimbing 2 | Ayusia Sabhita Kusuma |
| Pembimbing 3 | Renny Miryanti |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 33 |
| Tgl. Entri | 2020-05-14 17:20:37.92736 |
|---|