| NIM | B1A016139 |
| Namamhs | SITI HASNAH QURATA A'YUN |
| Judul Artikel | RESPON ANATOMI DAN FISIOLOGI Catharanthus roseus (L.) G. Don. TERHADAP ASAM HUMAT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Catharanthus roseus (L.) G. Don. merupakan tanaman perdu yang banyak ditanam sebagai tanaman hias dan obat dari famili Apocynaceae. Terdapat dua varietas yang umum diketahui berdasarkan warnanya mahkota bunganya, yaitu warna merah muda (rosea) dan warna putih (alba). Asam humat telah dimanfaatkan sebagai pelengkap pupuk organik yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman. Perubahan tersebut merupakan upaya tanaman untuk merespon perubahan lingkungan pada media tanam. Asam humat diketahui dapat merangsang pembentukan akar dan tunas muda, sehingga penambahan asam humat dapat meningkatkan penyerapan dan metabolisme tanaman. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui respon anatomi dan fisiologi akibat penambahan asam humat, dan 2) menentukan konsentrasi asam humat optimum yang dapat mempengaruhi struktur anatomi dan fisiologi tanaman Catharanthus roseus.Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), empat perlakuan yaitu konsentrasi asam humat 0 g/kg, 2 g/kg, 4 g/kg dan 6 g/kg tanah. Masing-masing perlakuan dengan lima ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji ANOVA dengan tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian asam humat tidak memberikan respon yang signifikan pada tebal kutikula, tebal mesofil, lebar stomata, panjang stomata, kerapatan stomata, kerapatan trikoma, bobot basah, bobot kering dan kandungan klorofil. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Catharanthus roseus (L.) G. Don. is a herbaceous plant that is widely grown as an ornamental and medicinal plant of the Apocynaceae family. Two varieties are commonly known based on the color of the flower crown, namely pink (rosea) and white (alba). Humic acid has been used as a complement to organic fertilizer that can increase plant growth. The use of humic acid in the planting medium can affect the physiology of a plant which can be seen in changes in its anatomy. Humic acid is known to stimulate the formation of roots and young shoots, so the addition of humic acid can increase plant absorption and metabolism. The purpose of this study is 1) to determine the anatomic and physiological responses due to the addition of humic acid, and 2) determine the optimum humic acid concentration that can affect the anatomical and physiological structure of the C. roseus plant. This research was conducted experimentally with a Completely Randomized Design (CRD), four treatments, namely the concentration of humic acid 0 g/kg, 2 g/kg, 4 g/kg, and 6 g/kg of soil. Each treatment with five repetitions. Observation data were analyzed using ANOVA test with an error rate of 5%. The results showed that the treatment of humic acid did not provide a significant response to the thickness of the cuticle, mesophyll thickness, stomata width, stomata length, stomata density, trichome density, wet weight, dry weight, and chlorophyll content. |
| Kata kunci | asam humat, Catharanthus roseus, respon anatomi, respon fisiologi |
| Pembimbing 1 | Dra. Siti Samiyarsih, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Elly Proklamasiningsih, M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2020-05-13 10:17:54.850048 |
|---|