Artikel Ilmiah : D1A016118 a.n. RIZKA AYUNINGTYAS

Kembali Update Delete

NIMD1A016118
NamamhsRIZKA AYUNINGTYAS
Judul ArtikelAnalisis Pendapatan dan Break Event Point Usaha Itik Petelur
di Wilayah Pemalang dan Tegal
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menghitung pendapatan peternak itik petelur di wilayah Pemalang dan Tegal, menghitung Break Even Point (BEP) usaha ternak itik petelur di wilayah Pemalang dan Tegal, dan mengidentifikasi faktor faktor yang mempengaruhi BEP usaha ternak itik petelur di wilayah Pemalang dan Tegal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, teknik pengambilan sampel adalah Purpossive Sampling dengan kriteria yaitu populasi minimal 100 ekor dan periode itik yang dipelihara umur 8-12 bulan (periode produksi), metode penetapan sampel adalah Accidental Sampling. Jumlah peternak itik yang disurvei adalah 20 peternak di Pemalang dan 20 peternak di Tegal. Variabel yang digunakan adalah pendapatan peternak itik, BEP dan faktor faktor yang mempengaruhi BEP usaha itik petelur di wilayah Pemalang dan Tegal. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis BEP produk dan harga, dan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan rata rata pendapatan peternak itik di Tegal adalah Rp 6.090.500/bulan dengan rata rata jumlah kepemilikan ternak 714 ekor, sedangkan pendapatan di Pemalang Rp 2.058.260/bulan dengan rata rata jumlah kepemilikan ternak 290 ekor. BEP produk di Tegal 9.918 butir/bulan sedangkan Pemalang 4.783 butir/bulan. BEP harga di Tegal Rp 1.057/butir sedangkan Pemalang Rp 1.007/butir. Penelitian dapat disimpulkan faktor yang mempengaruhi BEP Produk yaitu jumlah kepemilikan ternak. Faktor yang mempengaruhi BEP Harga yaitu wilayah. Jumlah kepemilikan ternak, tingkat pendidikan, lama beternak dan wilayah secara bersama sama berpengaruh terhadap BEP Produk dan BEP Harga.
Kata kunci: Itik tegal, Pendapatan, BEP Harga, BEP Produk.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to calculate the income of laying duck farmers, calculate the Break Even Point (BEP) of laying duck business, and identify the factors that influence the BEP of laying duck business in Pemalang and Tegal area. The research method used was a survey method, the sampling technique was Purpossive Sampling with the criteria of a population of at least 100 duckswith 8-12 months of age (laying period), the sampling method was Accidental Sampling. The number of farmers surveyed was 20 farmers in Pemalang and 20 farmers in Tegal. The variables used are duck farmer income, BEP and factors that affect BEP in laying duck business. Analysis used are income analysis, BEP price and product analysis, and multiple linear regression analysis.
The results shown that the average income of duck farmers in Tegal was Rp 6,090,500 / month with an average number of livestock ownership of 714 ducks, while income in Pemalang was Rp2,058,260 / month with an average number of livestock ownership of 290 ducks. BEP products in Tegal were 9,918 items / month while Pemalang are 4,783 items / month. BEP prices in Tegal were Rp 1,057 while Pemalang were Rp 1.007. It included, the factor that affected BEP Products is the number of the livestock ownership. Factor that affects BEP Prices was the region. BEP Product and the BEP Prices were influenced by the amount of livestock ownership, level of education, farming experience and also region simultaneously.

Keywords: Tegal ducks, income, BEP price, BEP product.
Kata kunciItik tegal, Pendapatan, BEP Harga, BEP Produk
Pembimbing 1Prof. Dr. Ismoyowati, S.Pt., M.P
Pembimbing 2Dr. Yusmi Nur Wakhidati,M.Si
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2020-04-28 08:23:26.623411
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.