Artikel Ilmiah : F1I013024 a.n. NANDA OKTAVIANI

Kembali Update Delete

NIMF1I013024
NamamhsNANDA OKTAVIANI
Judul ArtikelDampak Kerjasama THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) terhadap Kerjasama Pariwisata Tiongkok dan Korea Selatan Tahun 2017
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pada bulan Juli 2016, Korea Selatan menandatangi kerjasama untuk membangun THAAD di negaramya untuk melindungi wilayah nasionalnya dari ancaman nuklir Korea Utara. Namun hal tersebut menghasilkan permasalahn lain untuk Korea Selatan. Yaitu dengan munculnya sanksi yang diberikan oleh Tiongkok untuk memprotes kerjasama THAAD tersebut. Tiongkok sangat menolak adanya THAAD di Korea Selatan karena menganggap THAAD dapat mengganggu keamanan nasional Tiongkok dan menimbulkan masalah regional lainnya yang lebih serius. Tiongkok menggunakan kekuatan ekonominya, yaitu dengan memberikan sanksi yang dapat mempengaruhi hubungan kerjasama mereka, terutama dalam bidang pariwisata. Sehingga memberikan dampak yang cukup siginfikan untuk perekonomian Korea Selatan, dikarenakan Tiongkok merupakan mitra ekonomi terbesar Korea Selatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)In July 2016, South Korea signed an agreement on deploying THAAD to secure their country from nuclear threat from North Korea. Nevertheless, THAAD agreement between South Korea and the US give South Korea another problem. As a result, China gave economic sanction for South Korea as an act to protest THAAD agreement. China is very against towards THAAD deployment in South Korea because THAAD could harm China’s national security and cause more serious problem to their region. China use their econ
Kata kunciTHAAD, Korea Selatan, Tiongkok, Pariwisata, Kerjasama Ekonomi
Pembimbing 1Ayusia Sabhita K, S.IP., M.Soc.Sc.
Pembimbing 2Dr.Agus Haryanto, S.IP., M.Si.
Pembimbing 3Arif Darmawan, S.IP., M.Si.
Tahun2020
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2020-02-24 14:36:40.442182
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.