Artikel Ilmiah : I1A015021 a.n. AMIRUDDIN MUSLIM ANSHORI

Kembali Update Delete

NIMI1A015021
NamamhsAMIRUDDIN MUSLIM ANSHORI
Judul ArtikelEfektivitas Tanaman Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) dalam
Menurunkan Kadar COD pada Limbah Cair Tempe
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Limbah merupakan buangan yang dihasilkan melalui proses
produksi baik industri ataupun domestik (rumah tangga).. Produksi pembuatan
tempe dapat menghasilkan limbah cair dalam jumlah yang besar sehingga dapat
membahayakan lingkungan apabila dibuang tanpa diolah terlebih dahulu.
Modifikasi teknik fitoremediasi menggunakan tanaman eceng gondok dapat
menurunkan kadar COD yang terdapat pada limbah tempe. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui efektifitas tanaman eceng gondok terhadap
penurunan kadar COD pada limbah tempe. Metodologi: penelitian true
experiment ini menggunakan pretest-postest with control group design dengan
rancangan acak lengkap (RAL). Populasi penelitian adalah air limbah tempe
yang didapatkan dari industri tempe X di desa Pliken Kecamatan Kembaran
Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode fitoremediasi dengan
tanaman eceng gondok dengan berat masing-masing 100gr,200gr, dan 300gr
dengan lama waktu kontak 2 hari, 4 hari, dan 6 hari dengan pengulangan
sebanyak 3 kali. Uji statistik yang digunakan adalah uji normalitas dengan
Shapiro Wilk, dilanjut dengan uji Kruskal Wallis, dan uji beda menggunakan uji
Mann Whitney dan T Independen. Hasil Penelitian: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa efektivitas penurunan kadar COD yang berbeda pada
masing-masing perlakuan yaitu: berat eceng gondok 100gr/2 hari, 100gr/4 hari,
100gr/6 hari, 200gr/2 hari, 200gr/4 hari, 200gr/6 hari, 300gr/2 hari, 300gr/4
hari, 300gr/6 hari. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas
tertinggi menggunakan eceng gondok (Eichornia crassipes) ada pada perlakuan
300gr/4 hari yaitu 92.96% sedangkan efektivitas terendah pada perlakuan
100gr/2 hari yaitu 59.37%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Waste is waste produced through industrial or domestic (houshold)
production processes. Production of tempe making can produce large amounts of
liquid waste so that it can endanger the environment if it is discharget without
being processed first. Modification of phytoremediation techniques using water
hyacinth plants can reduce the levels of COD contained in tempe waste. This
study aims to determine the effectiveness of water hyacinth plants in reducing
COD levels in tempe waste. Methodology: This true experimental study used a
pretest-posttest with control group design with a completely randomized design
(CRD). The research population is tempe wastewater obtained from tempe X
industry in Pliken village, Kembaran subdistrict, Banyumas district. This
research uses phytoremediation method with water hyacinth plants with a weight
of 100gr, 200gr, and 300gr respectively with a contact time of 2 days, 4 days, and
6 days with repetition of 3 times. The statistical test used was a normality test
with Shapiro Wilk, followed by a Kruskal Wallis test, and a different test using the
Mann Whitney and Independent T tests. Results: The results showed that the
effectiveness of different COD levels in each treatment were: weight of water
hyacinth 100gr / 2 days, 100gr / 4 days, 100gr / 6 days, 200gr / 2 days, 200gr / 4
days, 200gr / 6 days, 300gr / 2 days, 300gr / 4 days, 300gr / 6 days. Conclusion:
The results showed that the highest effectiveness using water hyacinth (Eichornia
crassipes) was at 300gr / 4 days treatment that was 92.96% while the lowest
effectiveness at 100gr / 2 days treatment was 59.37%.
Kata kunciCOD, Fitoremediasi, Berat, Lama Kontak
Pembimbing 1Saudin Yuniarno, S.KM., M.Kes
Pembimbing 2Setiyowati Rahardjo, S.KM., MKM
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman5
Tgl. Entri2020-02-24 13:22:40.992808
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.