Artikel Ilmiah : A1D015165 a.n. APIT GALUH PRAMESTRI

Kembali Update Delete

NIMA1D015165
NamamhsAPIT GALUH PRAMESTRI
Judul ArtikelPengaruh Silika Alami dan Konduktivitas Tanah terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa .L) pada Tanah Pasir
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan tanaman sayur yang berasal dari China dan banyak dikembangkan di Indonesia karena cukup mudah dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Pakcoy memiliki kandungan nutrisi dan vitamin seperti protein, kalium, kalsium, zat besi, vitamin A dan C, serta serat yang baik bagi tubuh. Hal tersebut menjadikan tingginya permintaan masyarakat akan pakcoy. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendapatkan dosis Si yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy pada tanah pasir, 2) Mendapatkan konduktivitas tanah yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy pada tanah pasir, dan 3) Mendapatkan pengaruh interaksi antara Si dan konduktivitas tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan di screenhouse Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman pada bulan April 2019 hingga Agustus 2019. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan dua faktor dan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah Si dengan dosis 0 g/polibag; 5 g/polibag; 10 g/polibag; dan 15 g/polibag. Faktor kedua adalah KCl dengan dosis 0 dS/m, 1 dS/m, 2 dS/m dan 3 dS/m. Variabel yang diamati yaitu: tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering, bobot tajuk segar, bobot tajuk kering, bobot akar segar, bobot akar kering dan panjang akar. Data pengamatan dianalisis dengan uji F dan dilanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Si meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot tanaman segar, bobot tajuk segar pada dosis 10 g/polibag. Aplikasi KCl meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun pada dosis 1 dS/m. Kombinasi Si dan konduktivitas tidak berpengaruh pada semua variabel pengamatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Pakcoy (Brassica rapa L.) is a vegetable plant originating from China and is widely developed in Indonesia because it is quite easy to cultivate and has high economic value. Pakcoy contains nutrients and vitamins such as protein, potassium, calcium, iron, vitamins A and C, and fiber which is good for the body. This makes the public demand for pakcoy high. This study aims to 1) get the best Si dose to increase growth and yield of pakcoy plants in sandy soil, 2) get the best soil conductivity to increase growth and yield of pakcoy plants on sandy soil, and 3) Get the effect of interaction between Si and conductivity soil to the growth and yield of pakcoy plants. This research was conducted at the screenhouse of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University in April 2019 to August 2019. The design used was a randomized block design with two factors and three replications. The first factor is Si at a dose of 0 g / polybag; 5 g / polybag; 10 g / polybag; and 15 g / polybag. The second factor is KCl with a dose of 0 dS / m, 1 dS / m, 2 dS / m and 3 dS / m. The variables observed were: plant height, number of leaves, leaf area, fresh plant weight, dry plant weight, fresh crown weight, dry crown weight, fresh root weight, dry root weight and root length. Observational data were analyzed by the F test and continued with Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at an error level of 5%. The results showed that Si application increased plant height, number of leaves, weight of fresh plants, weight of fresh crowns at a dose of 10 g / polybag. KCl application increases plant height and number of leaves at a dose of 1 dS / m. The combination of Si and conductivity does not affect all observed variables.
Kata kunciKata kunci: Silika, Konduktivitas, Pakcoy, Tanah Pasir
Pembimbing 1Ir. Kharisun, Ph.D.
Pembimbing 2Etik Wukir Tini, SP.,MP.
Pembimbing 3Drs. Prasmadji, M.Si.
Tahun2020
Jumlah Halaman62
Tgl. Entri2020-02-21 14:05:04.384279
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.