Artikel Ilmiah : F1A015059 a.n. FAUZIYAH HANIFAH

Kembali Update Delete

NIMF1A015059
NamamhsFAUZIYAH HANIFAH
Judul ArtikelHUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI TERHADAP KEPUTUSAN PETANI DALAM MENGGUNAKAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN
DI DESA KARANGDUREN KECAMATAN SOKARAJA
KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Status sosial ekonomi merupakan salah satu kedudukan dalam masyarakat yang dapat memengaruhi sikap dan tindakan individu. Status sosial ekonomi individu dapat memengaruhi sikapnya dalam merespon suatu perubahan, seperti perubahan teknologi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan status sosial ekonomi dengan keputusan petani dalam menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Desa Karangduren, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif, dengan survei sebagai metode pengumpulan data. Teknis analisa data yang digunakan yaitu menggunakan tabel distribusi frekuensi dan tabel silang.
Petani Karangduren menguasai lahan yang cenderung sempit, dengan rata- rata lahan yang dikuasai oleh petani hanya sebesar 0,58 hektar. Pendapatan petani yang rendah, terlihat dari banyaknya petani yang memiliki pendapatan rumah tangga dibawah RP 1,6 juta setiap bulannya. Petani Desa Karangduren juga cenderung memiliki latar belakang pendidikan formal yang rendah, sebanyak 49,3% responden berpendidikan sekolah dasar.
Berdasarkan hasil analisa tabel silang dan uji coefficient contingency yang dilakukan, terbukti bahwa terdapat hubungan antara status sosial ekonomi dengan keputusan petani dalam menggunakan alsintan. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil keseluruhan p value yang lebih kecil dari 0,1. Adanya hubungan antara status sosial ekonomi dengan keputusan petani dalam menggunakan alsintan, menandakan bahwa petani memiliki kebutuhan serta kemampuan yang berbeda dalam usaha tani yang dilakukan. Pihak yang paham dengan kebutuhannya juga petani itu sendiri.
Abtrak (Bhs. Inggris)Socio-economic status is the positions in society that can influence individual attitudes and actions. The socioeconomic status can influence his attitude in responding to a change, such as changes in agricultural technology. This study aims to explain the relationship between socioeconomic status and the decision of farmers to use agricultural tools and machinery (Alsintan) in Karangduren Village, Sokaraja District, Banyumas Regency. The method used in this study is a quantitative research method, with surveys as a data collection method. Data analysis technique used is frequency distribution tables and cross tables.
Karangduren farmers control land that tends to be narrow, with an average land held by farmers only 0.58 hectares. Low farmer income, seen from the number of farmers who have a household income below Rp. 1.6 million every month. Karangduren village farmers also tend to have a low formal educational background, as many as 49.3% of respondents have an elementary school education.
Based on the results of the cross table analysis and coefficient contingency tests conducted, it is evident that there is a relationship between socioeconomic status and the decision of farmers to use machineries. This is indicated by the overall results of p value smaller than 0.1. The existence of a relationship between socioeconomic status with the decision of farmers to use Alsintan, indicates that farmers have different needs and abilities in the farming business carried out. Those who understand their needs are also farmers themselves.
Kata kuncistatus sosial ekonomi, petani, alsintan
Pembimbing 1Dr. Jarot Santoso, MS
Pembimbing 2Dra. Tri Rini WIsyastuti, M,Si
Pembimbing 3Dra. Rin Rostikawati, M,SI
Tahun2020
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2020-02-21 12:31:43.502397
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.