Artikel Ilmiah : E1A115076 a.n. NATASIA RAMADHANI GUPITA
| NIM | E1A115076 |
|---|---|
| Namamhs | NATASIA RAMADHANI GUPITA |
| Judul Artikel | PERAN PENYIDIK DALAM MENGUNGKAP KASUS TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (HUMAN TRAFFICKING) (Studi Kasus di Polres Banyumas) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Undang-Undang ini merupakan landasan yuridis serta bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberantas tindak pidana tersebut. Adanya tindak pidana perdagangan orang sangat bertentangan dengan harkat dan martabat manusia dan melanggar hak asasi manusia, karena itu masyarakat sangat berharap kepada aparat penegak hukum dalam menangani kasus perdagangan orang yang terjadi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana peran penyidik dalam mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang dan menganilis hambatan yang dialami oleh penyidik dalam mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis dengan scpesifikasi penelitian deskriptif berdasarkan hasil wawancara dengan pihak penyidik.Berdasarkan hasil penelitian ini, bahwa peran penyidik dalam mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang sangat aktif. Selain menerima laporan, penyidik juga mendatangi tempat yang diduga sebagai praktik perdagangan orang dan tempat yang telah terjadinya tindak pidana tersebut. Dalam mengungkap kasus ini penyidik terhambat oleh beberapa faktor diantaranya, faktor hukum, faktor penegak hukum, faktor masyarakat dan faktor kebudayaan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Trafficking in Persons (TPPO) has been regulated in Act Number 21 of 2007 concerning Eradication of Trafficking in Persons. This law is a juridical foundation and concrete evidence of the government's commitment in combating these crimes. The existence of a criminal act of trafficking in persons is very contrary to human dignity and violates human rights, therefore the community is very hopeful of law enforcement officials in handling cases of trafficking in persons that occur.The purpose of this study is to find out and analyze how the role of investigators in uncovering cases of trafficking in persons and removing obstacles faced by investigators in uncovering cases of trafficking in persons. The research method used is sociological juridical with descriptive research specifications based on the results of interviews with the investigators.Based on the results of this study, that the role of investigators in revealing cases of trafficking in persons is very active. In addition to receiving reports, investigators also went to the place suspected of being a practice of trafficking in persons and the place where the crime had occurred. In uncovering this case the investigator was hampered by several factors including, legal factors, law enforcement factors, community factors and cultural factors. |
| Kata kunci | Peran Penyidik, Penyidikan, Tindak Pidana Perdagangan Orang. |
| Pembimbing 1 | Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H. |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 21 |
| Tgl. Entri | 2020-02-20 12:45:28.350215 |