| NIM | F1A015096 |
| Namamhs | FEBRIANT FAJAR AGUNG NUGROHO |
| Judul Artikel | Pendidikan Multikultural di SMA Negeri 1 Purwokerto |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penanaman nilai-nilai multikultural dapat melalui pendidikan dalam hal ini dapat melalui penerapan pendidikan multikultural. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya SMA Negeri 1 Purwokerto dalam menerapkan pendidikan multikultural di kalangan siswanya yang heterogen. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, digunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMA Negeri 1 Purwokerto menerapkan pendidikan multikultural melalui pengenalan keberagaman, dan penerapan nilai-nilai multikultural. Pengenalan keberagaman merupakan langkah awal SMA Negeri 1 Purwokerto untuk menerapkan pendidikan multikultural yang dapat menerapkan nilai-nilai multikultural dalam diri siswa. Penerapan pendidikan multikultural di SMA Negeri 1 Purwokerto, pada dasarnya didukung dengan adanya visi misi dan tujuan SMA Negeri 1 Purwokerto yang sudah diresmikan oleh pemerintah. Selain itu dengan adanya kurikulum 2013 memudahkan dalam penerapan pendidikan multikultural dengan adanya penilaian sikap. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Investment of multicultural values can be through education in this case through the application of multicultural education. The purpose of this study is to describe the efforts of SMA Negeri 1 Purwokerto in implementing multicultural education among heterogeneous students. To achieve the research objectives, a qualitative approach is used. The results showed that in SMA Negeri 1 Purwokerto applying multicultural education through the introduction of diversity, and the application of multicultural values. The introduction of diversity is the first step in SMA Negeri 1 Purwokerto to implement multicultural education that can apply multicultural values in students. The application of multicultural education in SMA Negeri 1 Purwokerto is basically supported by the vision and mission and goals of SMA Negeri 1 Purwokerto that have been formalized by the government. In addition, the 2013 curriculum makes it easy to apply multicultural education with attitude assessment. |
| Kata kunci | Pendidikan Multikultural, Toleransi, Heterogen. |
| Pembimbing 1 | Elis Puspitasari |
| Pembimbing 2 | Rahmad Santosa |
| Pembimbing 3 | Nanang Martono |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2020-02-19 11:39:49.398373 |
|---|