Artikel Ilmiah : F1B015098 a.n. AGENG NUR SIWI
| NIM | F1B015098 |
|---|---|
| Namamhs | AGENG NUR SIWI |
| Judul Artikel | Manajemen dalam Pengembangan UMKM melalui Program Bela-Beli di Kabupaten Purbalingga |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Permasalahan UMKM di Kabupaten Purbalingga yakni masih terbatasnya kemampuan sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM sehingga kualitas produk yang masih belum bersaing. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan manajemen dalam pengembangan UMKM melalui Program Bela-Beli di Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan yakni kualitatif. Sasaran penelitian yakni Kepala Dinas Koperasi dan pelaku UMKM Purbalingga dan para pelaku UMKM di Purbalingga. Metode pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode Analisis data menggunakan analisis interaktif dan validasi data menggunakan triangulasi data sumber. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rencana pertumbuhan usaha pemerintah memfasilitasi program Tuka-Tuku, griya UMKM. Pada tahap implementasi, dimulai dengan melakukan sosialisasi program dan bazar produk di 18 Kecamatan. Pengenalan program Tuka-Tuku dan Griya UMKM pun mendapat respon baik. Pelaksanaan pembinaan pelaku UMKM dilakukan dengan pendampingan dan pelatihan yang prosesnya berjalan dengan baik. Pada tahap pengendalian, beberapa produk bela-beli telah berhasil menembus pasar dunia seperti Amerika dan Hongkong. Terkait masalah modal, pemerintah juga memberikan pinjaman tanpa bunga. Sementara dari segi supervisi, pemerintah melalui Program Bela-Beli terus secara rutin terus melakukan kontrol yang diwujudkan dengan beberapa kunjungan dengan harapan pelaku UMKM akan termotivasi untuk terus berusaha meningkatkan produksi. Meskipun demikian, Program Bela-Beli ini masih menghadapi permasalahan tenaga kerja yang berimplikasi pada pencapaian target yang berdampak pada citra dari Program Bela-Beli. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The problem of UMKM in Purbalingga Regency is the still limited capability of UMKM actors so that the quality of products is still not competitive. Therefore, the purpose of this study is to describe and explain management in the development of UMKM through the Bela-Beli Program in Purbalingga. The research method used in this study is qualitative. The research objectives were the Head of the Koperasi dan pelaku UMKM Purbalingga Office and UMKM actors. Data collection methods interviews, observation, and documentation. Data analysis method uses interactive analysis and data validation using source data triangulation. Based on the results of the study showed that the government's business growth plan facilitated the Tuka-Tuku program and the Griya UMKM. During the implementation phase, began with a program socialization and bazaar in 18 Districts. The introduction of the UMKM Tuka-Tuku and Griya program also received good responses. The development of UMKM actors is carried out with assistance and training that the process runs well. At the control stage, several products of purchase have succeeded in penetrating world markets such as America and Hong Kong. Related to market problems, government also provides loans without interest. While in terms of supervision, government through the Bela-Beli Program continues to routinely carry out controls that are realized with several visits in the hope that the SMEs will be motivated to continue to try to increase production. Nevertheless, the Bela-Beli Program still faces labor problems that have implications for achieving targets that have an impact on the image of the Bela-Beli Program. |
| Kata kunci | Manajemen, Program Bela-Beli, UMKM |
| Pembimbing 1 | Dr. Tobirin, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Dwiyanto Indiahono, M.Si |
| Pembimbing 3 | Drs. Andi Antono, M.Si |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2020-02-17 22:20:28.396908 |