Artikel Ilmiah : D1A015245 a.n. TRI RETNO KURNIASIH

Kembali Update Delete

NIMD1A015245
NamamhsTRI RETNO KURNIASIH
Judul ArtikelSUPLEMENTASI TEPUNG MAGGOT TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK PADA PAKAN PUYUH (Coturnix coturnix japonica)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian tentang suplementasi tepung maggot dalam pakan puyuh bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung maggot terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik serta level terbaik dalam penggunaanya. Materi yang digunakan adalah puyuh betina umur 1-5 minggu sebanyak 200 ekor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat macam perlakuan dan lima kali pengulangan. Peubah yang diamati adalah kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik.Data yang diperoleh dianalisis menggunakan anova, dilanjutkan dengan uji orthogonal polynomial. Hasil penelitian menunjukan besarnya rataan kecernaan bahan kering yaitu 74,60% - 76,65% dan kecernaan bahan organik berkisar antara 77,08% - 78,87%. Hasil analisis variansi menunjukan perlakuan berpengaruh tidak nyata terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik.Kesimpulan penelitian tersebut yaitu suplementasi tepung maggot dalam pakan puyuh tidak mempengaruhi kecernaan bahan kering dan bahan organik atau menghasilkan nilai kecernaan yang tidak jauh berbeda.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research on maggot flour supplementation in quail feed aims to determine the effect of maggot flour on the digestibility of dry matter and organic matter as well as the best level of use. The material used were 200 female quails aged 1-5 weeks. The design used was Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and five repetitions. Variables observed were dry matter digestibility and organic matter digestibility. The data obtained were analyzed using ANOVA, followed by the polynomial orthogonal test. The results showed the range of dry matter digestibility was 74.60% - 76.65% and organic matter digestibility ranged from 77.08% - 78.87%. The results of the analysis of variance showed no significant effect on the digestibility of dry matter and the digestibility of organic matter. The conclusion of the research is that supplementation of maggot flour in quail feed does not affect the digestibility of dry matter and organic matter. The supplementation with 2 until 8% showed the same response.
Kata kuncitepung maggot, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, puyuh
Pembimbing 1Dr. Ir. Munasik, MP
Pembimbing 2Titin Widiyastuti, S.Pt., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2020-02-17 14:27:39.834879
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.