Artikel Ilmiah : E1A015059 a.n. SALAMANDA SABILLA

Kembali Update Delete

NIME1A015059
NamamhsSALAMANDA SABILLA
Judul ArtikelPENYIDIKAN TINDAK PIDANA KORUPSI PROYEK JEMBATAN DAN JALAN CIAWI SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA (Studi Pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Salah satu tindak pidana yang selalu menjadi sorotan di Indonesia adalah masalah korupsi. Korupsi bukanlah hal yang asing lagi di negeri ini. Korupsi di Indonesia bahkan sudah tergolong kejahatan luar biasa karena telah merusak tidak saja keuangan negara dan potensi ekonomi tetapi juga telah meluluhkan pilar sosio-budaya, moral, politik, tatanan hukum dan keamanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam kasus proyek jembatan dan jalan Ciawi Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan informan, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Data yang telah diperoleh kemudian diolah dan dianalisis dengan metode kualitatif dan disajikan dalam bentuk uraian yang sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi proyek jembatan dan jalan Ciawi Singaparna Kabupaten Tasikmalaya telah mengedepankan asas praduga tak bersalah. Hak-hak tersangka dari tahap penyelidikan sampai penyidikan telah terpenuhi. Dalam praktik yang dilakukan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah sesuai dengan asas-asas hukum acara pidana dan tetap berpedmoan pada Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Abtrak (Bhs. Inggris)Corruption problem is the one of many criminal actions in Indonesia which always still being concerned. Corruption is no longer become a strange action in this country. In Indonesia, corruption are being considered as an extraordinary crime because it brakes not only national financial and economical potentials, but also the social-cultural value, moral, politic, arrangement of law, and social’s security. The aim of this research is to make sure that The West Java Supreme Prosecutor Office has already put presumption of innocence principle as its primary principle in investigating construction’s project of bridge and Ciawi Singaparna Street corruption case in Tasikmalaya. This research uses sociological juridical as its research method with descriptive specification. This research also uses primary and secondary data. Primary data was obtained by doing interview, whereas secondary data was obtained by doing literature study. Those data, then were being processed and analyzed by qualitative method and being presented in a form of systematical description. The result of this research shows that the investigator of The West Java Supreme Prosecutor Office in investigating this corruption case has already put presumption of innocence principle as its primary principle. Every suspect’s rights from investigation until initial investigation steps has already being fulfilled. In the reality anything that has been done by the investigator of The West Java Supreme Prosecutor Office has already appropriate with Criminal Law Procedure’s principles and still reffering to The Statute Book of Criminal Law Procedure.
Kata kunciPenyidikan, Tindak Pidana Korupsi, Asas Praduga Tak Bersalah
Pembimbing 1Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.H
Pembimbing 2Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H
Pembimbing 3Drs. Antonius Sidik Maryono, S.H., M.S
Tahun2020
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2020-02-16 19:34:31.45756
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.