Artikel Ilmiah : G1B014031 a.n. ALFIANTI NURFADILLAH

Kembali Update Delete

NIMG1B014031
NamamhsALFIANTI NURFADILLAH
Judul ArtikelFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DIFTERI DI KABUPATEN PURWAKARTA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Difteri merupakan suatu penyakit infeksi akut yang sangat menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diptheriae dengan ditandai pembentukan pseudomembran (membran keputih-putihan) pada kulit atau mukosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian difteri di Kabupaten Purwakarta.

Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah status imunisasi, status gizi, jenis lantai, jenis dinding, luas ventilasi dan kepadatan hunian, serta variabel terikat adalah kejadian difteri.

Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa status imunisasi (nilai p=0,000), kepadatan hunian (nilai p=0,001), luas ventilasi (nilai p=0,026), dan jenis lantai (nilai p=0,038) memiliki pengaruh terhadap kejadian difteri di Kabupaten Purwakarta. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian difteri adalah status imunisasi dengan nilai OR=20,826 (95% CI=5,587-77,629).

Kesimpulan: Faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian diferi adalah status imunisasi, kepadatan hunian, luas ventilasi, dan jenis lantai. Status Imunisasi merupakan faktor yang paling berpengaruh.

Kata kunci: Corynebacterium diptheriae, kejadian difteri, status imunisasi
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Diphtheria is a highly contagious acute infectious disease caused by the bacterium Corynebacterium diptheriae which is characterized by the formation of pseudomembranes (whitish membranes) on the skin or mucosa. This study's purpose to determine the risk factors that caused diphtheria in Purwakarta District.

Methodology: This study uses an observational analytic research design with a case control approach. The independent variables in this study are immunization status, nutritional status, type of floor, type of wall, ventilation area and area density, and the dependent variable is diphtheria.

Research result: The results showed that immunization status (p = 0,000), area density (p = 0.001), ventilation area (p = 0.026), and type of floor (p = 0.038) had caused the diphtheria in Purwakarta District. The most influential factor on the diphtheria is immunization status with an OR value of 20.826 (95% CI = 5.587-77,629).

Conclusion: Risk factors that caused Diphtheria are immunization status, crowded area, ventilation area, and type of floor. Immunization status is the most influential factor.

Keywords: Corynebacterium diphtheriae, diphtheria, immunization status
Kata kunciCorynebacterium diptheriae, kejadian difteri, status imunisasi
Pembimbing 1Sri Nurlaela, S.KM, M.Epid
Pembimbing 2Suratman, S.KM, M.Kes, Ph.D
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2020-02-15 16:10:42.520801
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.