Artikel Ilmiah : E1A115061 a.n. DWI CHAIRANI
| NIM | E1A115061 |
|---|---|
| Namamhs | DWI CHAIRANI |
| Judul Artikel | TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI WILAYAH HUKUM POLRES BANYUMAS DALAM PERSPEKTIF KRIMINOLOGIS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tindak pidana pencurian merupakan kejahatan yang ditujukan terhadap harta benda dan paling sering terjadi di dalam masyarakat. Kejahatan ini merupakan tindakan kejahatan yang dapat menggoncangkan stabilitas keamanan baik terhadap harta maupun terhadap jiwa masyarakat, salah satunya kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang merupakan kejahatan yang cukup menonjol di wilayah hukum Polres Banyumas. Berbagai upaya telah dilakukan namun ternyata tidak begitu saja dapat mengurangi kejahatan pencurian kendaraan bermotor, bahkan semakin bertambah tiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya pencurian kendaraan bermotor dan hambatan–hambatan yang dialami oleh Polres Banyumas dalam menanggulngi pencurian kendaraan bermotor di Wilayah Hukum Polres Banyumas, penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis (social Legal Approach) dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Jenis dan sumber data yang dipergunakan adalah data primer yang diperolah langsung dari narasumber dan data sekunder yaitu studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Banyumas yaitu faktor internal terdiri dari faktor gaya hidup, serta faktor Pendidikan dan faktor eksternal yang terdiri dari faktor lingkungan,faktor ekonomi dan faktor korban. Hambatan – hambatan yang didapat penegak hukum dalam menangani tindak pidana pencurian kendaraan bermotor adalah kurangnya alat bukti saksi dan faktor lingkungan yaitu berupa rendahnya rasa kepedulian masyarakat dengan apa yang terjadi di sekitarnya terutama diwilayah kos – kosan |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Crime theft is a crime aimed at property and most often occurs in society. This crime is an act of crime that can shake the stability of security both to property and to the lives of the people, one of which is the case of motor vehicle theft which is a crime that is quite prominent in the Banyumas Police jurisdiction. Various attempts have been made, but apparently not just be able to reduce the crime of motor vehicle theft, even increasing every year. This study aims to determine the causes of motor vehicle theft and obstacles experienced by the Banyumas Regional Police in handling motor vehicle theft in the Banyumas Regional Police Legal Area, this study uses a sociological juridical approach (social Legal Approach) with descriptive research specifications. Types and sources of data used are primary data obtained directly from sources and secondary data, namely literature study. Based on the results of research, several factors that cause the occurrence of motor vehicle theft in the jurisdiction of Banyumas Police are internal factors consisting of lifestyle factors, as well as education factors and external factors consisting of environmental factors, economic factors and victim factors. Obstacles encountered by law enforcers in handling motor vehicle theft are the lack of witness evidence and environmental factors in the form of a low sense of community concern with what is happening around them especially in the boarding-lodging area. |
| Kata kunci | Tindak Pidana, Pencurian Kendaraan Bermotor, Kriminologis. |
| Pembimbing 1 | Dr. Angkasa, S.H.,M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H.,M.H. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2020-02-11 23:00:19.99386 |