Artikel Ilmiah : F1F016061 a.n. MUHAMMAD RICARDO
| NIM | F1F016061 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD RICARDO |
| Judul Artikel | Kepentingan Jepang dalam ASEAN-SEAFDEC Strategic Partnership (ASSP) tahun 2010-2019 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Peneltian yang berjudul “Kepentingan Jepang Dalam ASEAN-SEAFDEC Strategic Partnership (ASSP) Tahun 2010-2019” dianalisis menggunakan konsep kepentingan nasional. Fokus dalam penelitian ini yaitu menganalisis bagaimana kepentingan Jepang dalam ASSP. Dengan menggunakan konsep pemikiran Martha Finnemore dengan dua aspek yaitu nilai dan tujuan. Asia Tenggara merupakan kawasan dengan tingkat produksi perikanan yang tinggi, yang mana setiap tahunnya rata-rata menghasilkan 17% dari total tangkapan ikan global. Ditahun 1967 didirikan SEAFDEC, dengan tujuan untuk membantu pengembangan perikanan di Asia Tenggara, dengan Jepang menjadi salah satu negara pendiri. Jepang sebagai negara dengan tingkat kebutuhan ikan tertinggi di dunia, untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya Jepang harus melakukan kerjasama yang salah satunya melalui ASSP. Dalam mencapai kepentingan nasionalnya pendekatan yang dilakukan Jepang bukan hanya pendekatan ekonomi, akan tetapi terdapat nilai yang dimiliki oleh Jepang untuk mencapai tujuannya. Nilai yang dimiliki oleh Jepang yaitu perikanan berkelanjutan (sustainable development), sementara tujuan Jepang dalam ASSP yaitu keamanan pangan (food security). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The study entitled "Japanese Interests in the ASEAN-SEAFDEC Strategic Partnership (ASSP) Year 2010-2019" was analyzed using the concept of national interest. The focus in this research is to analyze how Japanese interests in ASSP. By using the concept of Martha Finnemore's thinking with two aspects, namely values and goals. Southeast Asia is a region with a high level of fisheries production, which annually produces an average of 17% of the total global fish catch. In 1967, SEAFDEC was founded, with the aim of assisting the development of fisheries in Southeast Asia, with Japan being one of the founding countries. Japan as a country with the highest level of fish demand in the world, to meet its domestic needs, Japan must cooperate with one of them through ASSP. In achieving its national interest the approach taken by Japan is not only an economic approach, but there is value that is owned by Japan to achieve its goals. The value possessed by Japan is sustainable development, while Japan's goal in ASSP is food security. |
| Kata kunci | ASPP, Jepang, Perikanan Berkelanjutan, SEAFDEC |
| Pembimbing 1 | Dr. Agus Haryanto, S.IP., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Arief Bakhtiar Darmawan, S.IP., MA |
| Pembimbing 3 | Ayusia Sabhita Kusuma, S.IP., M.Soc.Sc |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 31 |
| Tgl. Entri | 2020-02-11 03:14:15.272389 |