Artikel Ilmiah : F1D014038 a.n. HILMAN ALDANI

Kembali Update Delete

NIMF1D014038
NamamhsHILMAN ALDANI
Judul ArtikelPOLITIK IMPLEMENTASI UNDANG UNDANG NOMOR 18 TAHUN 2017 TENTANG KEBIJAKAN PELINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Politik Implementasi Undang Undang Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Kebijakan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia” memiliki tujuan untuk mendeskripsikan kebijakan pelindungan pekerja migran indonesia (PMI) undang undang tahun 2017 nomor 18 dan menjelaskan keterlibatan aktor-aktor politik dalam kebijakan pelindungan pekerja migran indonesia (PMI) undang undang tahun 2017 nomor 18.
Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan perspektif behavioralisme dengan metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan studi kasus. Penelitian ini berlokasi di wilayah Kabupaten Banyumas dan DKI Jakarta. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi serta teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Sementara untuk keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data.
Hasil dari penelitian ini, yaitu Undang Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang pelindungan Pekerja Migran Indonesia tidak hanya dijadikan landasan aturan di pusat tetapi juga di tingkat daerah yaitu Kabupaten Banyumas. Implementasi Pelindungan Pekerja Migran di Kabupaten Banyumas dinilai lebih baik dilakukan oleh organisasi non pemerintah JWB oleh Seruni ketimbang pemerintah daerah sendiri walaupun seluruh aktor atau lembaga yang terlibat sudah berupaya semaksimal mungkin untuk melindungi PMI.
Abtrak (Bhs. Inggris)The title of this research is “Policy Act No 18 of 2017: Protection of Indonesian Migrant Worker”. This research aims to describe policy act no 18 of 2017: protection of Indonesian migrant worker and explain actors involvement in policy act no 18 of 2017: protection of Indonesian Migrant Worker. The actors are not only from Banyumas but could be from central government because of this act no 18 of 2017 is used all over country.
This research uses constructivism paradigm and behaviouralism perspective with qualitative method. This research uses case study approach and located in district Banyumas though some of the informants come from Jakarta because they are responsible to protect all migrant worker from district Banyumas. Purposive sampling and snowball sampling are the technique chosen for selecting all informants. Gathering all the data through the interview, observation, and documentation. For the data analysis and validity, this research uses interactive analysis technique and triangulation technique.
The result of this study is Act No 18 of 2017; Protection of Indonesian Migrant Worker isn’t only used in central government like in Jakarta but also in district Banyumas. Non Government Organization is considered doing better job protecting migrant worker than government itself. Though all people involved are already doing their best executing the act.
Kata kunciKebijakan Pelindungan, Aktor Politik, Pekerja Migran Indonesia
Pembimbing 1Solahuddin Kusumanegara, M. Si
Pembimbing 2Dr. Sofa Marwah, M. Si
Pembimbing 3Drs. M. Soebiantoro, M.Si
Tahun2020
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2020-02-10 12:47:18.083143
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.