Artikel Ilmiah : C1A013048 a.n. SATRIA ISWARA PUTRA

Kembali Update Delete

NIMC1A013048
NamamhsSATRIA ISWARA PUTRA
Judul ArtikelANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KOPI DAN NILAI TAMBAH INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI DI DESA GAMBUHAN KECAMATAN PULOSARI KABUPATEN PEMALANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini merupakan penelitian tentang pendapatan petani kopi dan nilai tambah yang dihasilkan industri kopi.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan usahatani kopi dan menganalisis nilai tambah yang dihasilkan industri pengolahan kopi Galing. Populasi dalam penelitian ini adalah semua petani kopi di Desa Gambuhan yang berjumlah 25 petani. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah keseluruhan petani kopi, pengambilan data responden dilakukan dengan wawancara berdasarkan kuisioner yang dilakukan langsung dengan petani kopi.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan analisis keuntungan usahatani, dan metode Hayami, didapatkan bahwa petani kopi memiliki pendapatan Rp3.421.000,00 dengan keuntungan Rp2.742.450,00 Kemudian terdapat nilai tambah yang positif yaitu sebesar Rp45.887,00/kg dimana 99,87% nilai tambah diterima oleh pengusaha industri kopi dan sisanya 0,31% diterima oleh tenaga kerja.
Implikasi dari penelitian ini yaitu petani kopi sebaiknya menjual hasil tani nya kepada konsumen secara langsung sehingga mengurangi ketergantungan petani kepada tengkulak. Hal ini dapat menjadi suatu strategi untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di desa Gambuhan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study is a study of the income of coffee farmers and the added value generated by the coffee industry. This study takes the title: "Analysis of Coffee Farming Income and Coffee Processing Industry Added Value in Gambuhan Village, Pulosari District, Pemalang Regency".
The purpose of this study is to analyze how much coffee farm income and analyze how much added value is produced by the Galing coffee processing industry. The population in this study were all coffee farmers in Gambuhan Village, amounting to 25 farmers. The number of respondents taken in this study were all coffee farmers, the data collection of respondents was conducted by interview based on a questionnaire conducted directly with coffee farmers.
Based on the results of research and data analysis using business profit analysis, π = TR - TC and, Hayami method found that coffee farmers have an income of Rp3,421,000 with a profit of Rp2,742,450. Then there is a positive added value of IDR 45,887 / kg where 99.87% of the added value is received by the coffee industry entrepreneurs and the remaining 0.31% is received by the labor force.
The implication of this research is that coffee farmers can continue to sell their crops to consumers directly, thereby reducing farmers 'dependence on middlemen. This can be a strategy to increase farmers' income and welfare in Gambuhan village.
Kata kunciPetani Kopi, Pendapatan, Nilai Tambah, Efisiensi
Pembimbing 1Istiqomah, S.E, M.Sc, Ph.D
Pembimbing 2Dr. Dyah Setyorini G, SE, M.Si
Pembimbing 3Drs. Sukiman, MP
Tahun2020
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2020-01-30 11:08:25.529684
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.