Artikel Ilmiah : A1C014076 a.n. ALFATHAN KURNIA MAWARDI

Kembali Update Delete

NIMA1C014076
NamamhsALFATHAN KURNIA MAWARDI
Judul ArtikelANALISIS USAHATANI DAN STRATEGI PEMASARAN SELADA (Lactuca sativaL.) MENGGUNAKAN SISTEM HIDROPONIK NFT
(Studi Kasus : PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan di Kabupaten Semarang)
Abstrak (Bhs. Indonesia)PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan merupakan perusahaan yang mengusahakan sayuran berupa selada dengan menggunakan sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) sehingga memiliki nilai jual yang tinggi di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis keuntungan usahatani selada hidroponik NFT yang diperoleh perusahaan; 2) Mengidentifikasi faktor-faktor internal meliputi kekuatan dan kelemahan serta faktor-faktor eksternal meliputi peluang dan ancaman yang dihadapi oleh PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan; 3) Menentukan alternatif strategi pemasaran selada hidroponik dan menentukan strategi terbaik yang dapat diterapkan oleh di PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan berdasarkan faktor internal dan eksternal.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2019 di PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Analisis yang digunakan meliputi: analisis biaya, penerimaan, keuntungan, break even point, R/C, analisis IFE, EFE, SWOT, dan QSPM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Usahatani selada hidroponik NFT di PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan menguntungkan; 2) Berdasarkan hasil analisis faktor internal; kekuatan utama adalah kualitas produk dan kelemahan utama adalah kurangnya keterampilan dan kualitas tenaga kerja. Hasil analisis faktor ekternal; peluang utama yaitu berkembangnya pola makan sehat dan ancaman utama adalah perubahan iklim; 3) Strategi pemasaran terbaik yang dapat diterapkan oleh perusahaan saat ini yaitu: Melakukan perluasan distribusi dengan membuka kantor cabang baru di daerah lain.
Abtrak (Bhs. Inggris)PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan is one of the agricultural companies that produces lettuce with Nutrient Film Technique (NFT) hydroponic system so the lettuce has a high sale value in the market. This research aims: 1) Analyzing the profitability of lettuce with NFT hydroponic that company had; 2) Identifying internal factors such as strengths and weaknesses and external factors such as opportunities and threats in PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan; 3) Discovering alternative marketing strategies of lettuce and discovering the best strategies that can be applied in PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan based on its internal and external factors.
The research was conducted in March until May 2019 in PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan. The researched method was a case study. The analysis used in this researched was cost analysis, revenue, profit, break even point, R/C, IFE, EFE, SWOT, and QSPM analysis.
The results showed that 1) The NFT hydroponic lettuce farming in PT. Hydroponics Bandungan Agrofarm is profitable; 2) Based on the analysis of internal factors; the main strength is the quality of the product and the main weakness is the labor is lack of skills. Results of analysis of external factors; the main opportunity is the development of a healthy eating lifestyle and the main threat is the climate change; 3) The best marketing strategies that can be applied by the company today are: Expanding distribution by opening new branch offices in other areas.
Kata kunciKata Kunci: Selada,strategi pemasaran, matriks SWOT, QSPM.
Pembimbing 1Dr. Ir. Suyono, M.S
Pembimbing 2Alpha Nadeira Mamdadari, S.P, M.P
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman21
Tgl. Entri2020-01-26 23:24:45.524678
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.