Artikel Ilmiah : C1A014010 a.n. FANI RAHMAT FAUZI
| NIM | C1A014010 |
|---|---|
| Namamhs | FANI RAHMAT FAUZI |
| Judul Artikel | Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Migrasi Internasional Kembali dan Penggunaan Remitan Keluarga Buruh Migran Di Desa Bojongsari Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Migrasi internasional menjadi solusi masalah kemiskinan dengan pendapatan yang diperoleh darinya berupa remitan. Remitan dapat mengentaskan seseorang dari kemiskinan apabila digunakan secara benar. Namun kenyataannya banyak TKW yang pulang ke daerah asal memutuskan untuk bermigrasi kembali bahkan melakukannya lebih dari dua kali baik kenegara tempat bekerja sebelumnya maupun ke negara tujuan yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan remitan keluarga TKW dan menganalisis pengaruh umur, pendidikan, jumlah tanggungan, pendapatan di negara tujuan, dan pengalaman kerja terhadap minat migrasi internasional kembali. Populasi yang digunakan adalah mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Desa Bojongsari Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap yang berjumlah 253 orang. Sedangkan jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 76 sampel. Pengambilan sampel menggunakan metode Simple random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel jumlah tanggungan dan pengalaman kerja berpengaruh positif dan terbukti signifikan, variabel umur berpengaruh negatif dan terbukti signifikan, sedangkan variabel pendidikan dan pendapatan di negara tujuan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat migrasi internasional kembali. penggunaan remitan keluarga TKW di Desa Bojongsari dialokasikan untuk pemenuhan konsumsi 51,92%, investasi 48,08%, dan modal kerja 1,68%. Penggunaan remitan keluarga buruh migran di Desa Bojongsari terfokus pada pemenuhan kebutuhan konsumsi. Implikasi dari penelitian ini adalah pertama, adanya upaya yang dilakukan oleh TKW yang bekerja di luar negeri untuk dapat membuka rekening tabungan dari sebagian pendapatannya, kemudian para keluarga TKW di daerah asal diupayakan untuk bisa mengikuti platihan-pelatihan terkait dengan kewirausahaan dan literasi keuangan. Kedua adalah adanya upaya dari para TKWuntuk mengatur batasan umur maksimal ketika bekerja di luar negeri, kemudian pemerintah diupayakan untuk terus meningkatkan pelayanan perlindungan dan pemberdayaan terhadap TKW. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | International migration is a solution to the poverty problem with income gained from it in the form of Remittance. Remittance can eradicate a person from poverty when used properly. But in fact many of women labor who return to the original area decided to re-migrate even do it more than twice as good as the previous working place or to the new destination country. The study aims to determine the use of women labor Remitan family and analyze the influence of age, education, number of dependents, income in the destination country and work experience on the return of international migration interests. The population used is was the women's Labour (TKW) in the village of Bojongsari, Kedungreja, Cilacap Regency, amounting to 253 people. While the number of respondents used in this study were 76 samples. Sampling using Simple random sampling method. The research method used is a double linear regression analysis. The results of the analysis show that the variable amount of dependents and work experience has been positive and proved significant, the age variable had a negative effect and proved to be significant, while the education and income variables in the destination country are not significantly influence on the return of international migration. The use of Remitan TKW family in Bojongsari village is allocated for the fulfillment of 51.92% consumption, investment 48.08%, and 1.68% working capital. The use of family remitan of migrant workers in Bojongsari village focused on fulfilling consumption needs. The implications of this study were firstly, the efforts made by the TKW working abroad to open a savings account from a part of his income, then the TKW families in the original area sought to be able to follow Training related to entrepreneurship and financial literacy. Second is the efforts of the TKW to regulate the maximum age restriction when working abroad, then the government is sought to continuously improve the protection and empowerment of TKW. |
| Kata kunci | Migrasi Internasional, Remitan, TKW. |
| Pembimbing 1 | Istiqomah, S.E., M.Sc., Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Dra. Emmy Saraswaty, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Drs. Hary Pudjianto, M.M |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2020-01-20 15:27:49.099572 |