Artikel Ilmiah : F1J013044 a.n. AZIMATUSY SYAHIDAH

Kembali Update Delete

NIMF1J013044
NamamhsAZIMATUSY SYAHIDAH
Judul ArtikelAspek Sosial Pada Tokoh Utama dalam Cerpen Mahou Hakase
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Aspek Sosial Pada Tokoh Utama dalam Cerpen Mahou Hakase”. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui aspek sosial meliputi habitus, modal, ranah, dan praktik pada tokoh utama bernama Genko Sensei dalam cerpen Mahou Hakase karya Iwaya Sazanami. Teori yang digunakan adalah teori sosiologi sastra yang dipopulerkan oleh Pierre Bourdieu mengenai habitus, modal, ranah, dan praktik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif serta pengumpulan data dengan teknik simak dan catat. Data yang digunakan berupa paragraf, kalimat, dan dialog yang ada pada cerpen. Hasil penelitian ini ditemukan 38 aspek sosial meliputi 7 habitus, 11 modal, 4 ranah, dan 16 praktik yang dimiliki oleh Genko Sensei. Habitus yang ia miliki adalah relasi yang baik, dipandang baik dan jujur, serta mampu mengubah kebiasaan buruk menjadi baik. Hal tersebut ia kombinasikan dengan modal yang dimiliki berupa uang, gelar sarjana, kemampuan public speaking, tidak ragu dalam bertindak, percaya diri, kemampuan kerjasama yang baik, serta kemampuan sihir. Dengan memanfaatkan habitus dan modal tersebut, Genko Sensei mampu melakukan banyak praktik (seperti tetap hidup meskipun tanpa kaki, menumbuhkan tanduk untuk melawan musuh, dan lainnya) sehingga dapat menguasai ranah Jerman, Universitas, dan Istana. Pada akhirnya, ia mampu menjadi terkenal, memperoleh gelar, mengalahkan musuh, memperoleh kekuasan dengan memenangkan hati Raja di Istana, serta mendapat banyak hadiah. Hal di atas selaras dengan teori Pierre Bourdieu tentang hubungan habitus, modal, dan ranah, sehingga menghasilkan praktik untuk memperebutkan kekuasaan.

Abtrak (Bhs. Inggris)This research in entitled “The Social Aspects of the Main Characters in Mahou Hakase Short Stories”. The purpose of this research is to know the social aspects including habitus, capital, domain, and practice of the main character named Genko Sensei in the short story of Mahou Hakase by Iwaya Sazanami. The theory used is the theory of literary sociology popularized by Pierre Bourdieu regarding habitus, capital, domain, and practice. This research uses descriptive qualitative research methods as well as data collection by referring to and taking notes. The data used in the form of paragraphs, sentences, and dialogs in the short story. The results of this study found 38 sosial aspects including 7 habitus, 11 capital, 4 domains, and 16 practices owned by Genko Sensei. Habitus that he had was a good relationship, considered to be good and honest, and able to change bad habits into good. This he combined with capital held in the form of money, a college degree, public speaking skills, do not hesitate to act, confident, good cooperation skills and magic abilities. By utilizing the habitus and capital, Genko Sensei able to do a lot of practice (such as lingers though without legs, grow horns to fight the enemy, and others) to master the realm of Germany, the University, and the Palace. In the end, he was able to become famous, get a degree, defeat the enemy, gain power by winning the hearts of the King at the palace, and received a lot of gifts. Above aligned with Pierre Bourdieu's theory about the relationship habitus, capital, and domains, resulting in practice to seize power.


Kata kunciKata kunci: Pierre Bourdieu, habitus, modal, ranah, praktik, Mahou Hakase
Pembimbing 1Idah Hamidah, S.S., M.Hum
Pembimbing 2Eko Kurniawan, S.Pd., M.Pd
Pembimbing 3Dr. Ely Triasih Rahayu, S.S., M.Hum
Tahun2019
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2019-11-19 10:05:51.459699
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.