Artikel Ilmiah : J1C015011 a.n. DHIYA FITHRIYANA

Kembali Update Delete

NIMJ1C015011
NamamhsDHIYA FITHRIYANA
Judul ArtikelMakna Budaya Pada Bikago Yang Mengandung Prefiks O- dan GO-
Dalam Bahasa Jepang
(Kajian Linguistik Antropologi)
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Dhiya Fithriyana
Makna Budaya Pada Bikago Yang Mengandung Prefiks O- dan GO-
Dalam Bahasa Jepang
Universitas Jenderal Soedirman
Jurusan Sastra Jepang
2019

Penelitian ini mengkaji tentang makna budaya pada bikago yang mengandung prefiks o- dan go- dalam bahasa Jepang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna budaya yang melatarbelakangi penggunaan pefiks o- dan go- pada bikago dalam bahasa Jepang (Kajian Linguistik Antropologi). Teori yang digunakan dalam penelitian ini penelitian adalah kebudayaan, linguistik antropologi, morfologi, makna budaya, hipotesis sapir whorf, nomina dan teori prefiks o- dan go-. Jenis metode yang digunakan adalah deskripsi kualitatif dengan metode pengumpulan data kepustakaan yang di ambil dari berbagai buku yakni buku Minna no Nihonggo Shokyuu I & II, Minna no Nihonggo Yasashi Sakubun dan Basic Kanji Vol II serta observasi yang divalidasi oleh native speaker. Hasil dari penelitian ini adalah kosakata yang berawalan o- dan go- sejumlah tiga puluh dua kosakata semuanya termasuk dalam kategori futsuumeishi ‘ nomina yang menyatakan suatu perkara atau benda’. Futsuumeishi ‘nomina yang menyatakan suatu perkara atau benda’ terdiri atas settogo ya setsubigo no tsuita mono (nomina yang ditambahkan prefiks o- dan go-). Data dianalisis berdasarkan arti dari kamus dan divalidasi oleh native (orang Jepang) dengan teknik wawancara secara informal. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah setiap nomina atau kata yang mengandung prefiks o- dan go- memiliki makna budaya dengan konsep kelompok dan keluarga.



Kata kunci : Prefiks o- dan go-, Bikago, Nomina, Makna budaya.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
Dhiya Fithriyana
The Cultural Meaning of Bikago Containing O- and GO- Prefixes in Japanese
Jenderal Sudirman University
Japanese Literature Department
2019
Advicer I : Idah Hamidah, S.S.,M.Hum
Advicer I : Hartati, S.S.,M.Hum
Examiner : Dr.Yusida Lusiana, S.S.,M.Si.,M.Pd

This study examines the cultural significance of bikago that contains the prefix o- and go- in Japanese (anthropological linguistic studies). The purpose of this study is to describe the cultural significance that lies behind the use of the prefix o- and go- on bikago in Japanese (Anthropological Linguistic Study).Theories used in this research are culture, anthropological linguistics, morphology, cultural meaning, whorf sapor hypothesis, nouns and o- and go- prefix theories. The type of method used is a qualitative description with a method of collecting data collected from various books, namely the book Minna no Nihonggo Shokyuu I & II, Minna no Nihonggo Yasashi Sakubun and Basic Kanji Vol II and observations validated by native speakers. The results of this study are vocabularies beginning with o- and go- thirty-two vocabularies all included in the futsuumeishi category 'noun that states a matter or object'. Futsuumeishi ‘noun stating a case or object’ consists of settogo ya setsubigo no tsuita mono (nouns added to the prefixes o- and go-). Data were analyzed based on the meaning of the dictionary and validated by native (Japanese) with informal interview techniques. The conclusion from the results of this study is that every noun or word containing the prefix o- and go- has a cultural meaning with a group and family concept.






Keywords: O- and go- prefixes, Bikago, Nomina, Cultural significance
Kata kunciKajian Linguistik Antropologi
Pembimbing 1Idah Hamidah, S.S., M.Hum
Pembimbing 2Hartati, S.S.,M.Hum
Pembimbing 3Dr.Yusida Lusiana,S.S.,M.Si.,M.Pd
Tahun2019
Jumlah Halaman115
Tgl. Entri2019-11-19 09:16:59.631239
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.