Artikel Ilmiah : F1D015018 a.n. ADHITYA RAHMAWAN UTAMA

Kembali Update Delete

NIMF1D015018
NamamhsADHITYA RAHMAWAN UTAMA
Judul ArtikelRasisme dan Resistensi dalam Film “Straight Outta Campton”: Representasi Perlawanan Kaum Afro-Amerika terhadap Kriminalisasi Kulit Hitam
di Amerika Tahun 1986-1991
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk: 1) memahami dan mendeskripsikan bentuk rasisme dan resistensi kaum Afro-Amerika dalam film “Staight Outta Compton”. 2) mengetahui dan menjelaskan rasisme dan resistensi tersebut yang merepresentasikan perlawanan Kaum Afro-Amerika terhadap kriminalisasi Kulit Hitam di Amerika Tahun 1986-1991. Melalui perspektif pascastrukturalis dan paradigma dekonstruksionisme, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan semiotika sebagai pendekatannya. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisa dengan menggunakan teknik analisis semiotika dari Roland Barthes dengan Pemaknaan Bertingkatnya dan Umberto Eco dengan Pohon Komposisionalnya.
Hasil dari penelitian ini menggungkapkan bahwa rasisme dan resistensi dapat ditelusuri melalui film, seperti yang terdapat dalam film “Straight Outta Compton” karya Felix Gary Gray. Selain itu, hasil penelitian tersebut juga membuktikan bahwa rasisme dan resistensi dalam film “Straight Outta Compton” merepresentasikan perlawanan kaum Afro-Amerika terhadap kriminalisasi kulit hitam di Amerika Tahun 1986-1991. Melalui adegan pilihan yang menjadi sasaran penelitian dalam penelitian tersebut, maka rasisme dan kriminalisasi orang kulit hitam di Amerika Serikat menimbulkan begitu banyak perlawanan. Rasisme adalah hasil dari kolonialisme yang terus hidup dan berkembang hingga era pascakolonial. Dalam film “Straight Outta Compton”, rasisme bahkan berubah menjadi tindakan kriminalisasi yang terus dilakukan oleh Los Angeles Police Departement (LAPD) kepada orang-orang kulit hitam Amerika—termasuk di dalamnya adalah grup hiphop Niggaz Wit Attitudes (N.W.A). Hal ini membuat N.W.A memutuskan untuk melawan. Bentuk perlawanan yang dilakukan oleh N.W.A terhadap segala tindakan rasis dan diskriminatif oleh polisi dan negara bukanlah seperti gerakan sosial lama yang mengorganisasikan begitu banyak orang lalu demonstrasi di jalanan. Lebih dari itu, perlawanan yang dilakukan oleh N.W.A adalah bentuk gerakan sosial baru yang menggunakan lagu, khususnya hiphop sebagai media dalam melawan segala bentuk rasisme dan tindakan kriminalisasi. N.W.A menjadi representasi orang-orang kulit hitam yang marah akan budaya rasisme yang terus menghantui mereka. Rasisme dan resistensi yang terdapat dalam film “Straight Outta Compton”, merupakan contoh bahwa sebuah negara yang selalu melanggengkan rasisme akan terus dihadapkan dengan konflik-konflik politik. Selain itu, film juga menjadi bukti penting dalam kajian cultural studies yang dapat membongkar praktik hegemoni budaya, ideologi, atau wacana tertentu melalui tanda.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aims at: 1) understanding and describing the forms of racism and resistance of the Afro-Americans in the ‘Straight Outta Compton’ film; 2) knowing and explaining the racism and resistance representing the Afro-Americans's struggle against the criminalization of the Blacks in the USA during 1986-1991. Based on the poststructuralist perspective and the paradigm of deconstructionism, this research uses a qualitative method with a semiotic approach. The data collected in this research are analyzed by using the techniques of semiotic analysis from Roland Barthes with his two-order signification and Umberto Eco with his compositional tree.
The result of this research reveals that racism and resistance can be traced through a film, such as reflected in the ‘Straight Outta Compton’ film created by Felix Gary Gray. In addition, it also proves that the racism and resistance in the ‘Straight Outta Compton’ film represent the Afro-Americans's struggle against the criminalization of the Blacks in the USA during 1986-1991. Through the selected scenes, racism and criminalization of the Blacks in the USA cause a lot of resistances. Racism is the product of colonialism that exists and grows up to the postcolonial era. In the ‘Straight Outta Compton’ film, racism has even changed to the criminalization act carried out continuously by the Los Angeles Police Department (LAPD) to Black Americans–including Niggaz Wit Attitudes (N.W.A) hip-hop group. This make N.W.A decides to resist. The form of the resistance done by N.W.A towards all of the racist and discriminative act by the police and the state is not like an old movement which organizes so many people to make a protest in the street. It constitutes a new social movement using hip hop tune as the media for struggling against any form of racism and criminalization act. N.W.A became the representation of the Blacks who are angry about the racist culture that haunts them on and on. Therefore, racism and resistance that shown in the ‘Straight Outta Compton’ film are sort of an example showing that a country which preserves the racism will always be confronted with political conflicts. Finally, the film becomes the important evidence in cultural studies that can dismantle the practice of cultural hegemony, ideology, or certain discourses through signs.
Kata kuncirasisme, kriminalisasi, gerakan sosial baru, cultural studies, pascakolonial
Pembimbing 1Triana Ahdiati, M,Si.
Pembimbing 2Bowo Sugiarto, M,Si.
Pembimbing 3Dr. Sofa Marwah, M,Si.
Tahun2019
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2019-11-19 00:47:08.161075
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.