Artikel Ilmiah : J1C015051 a.n. MEILIA MULYANINGRUM

Kembali Update Delete

NIMJ1C015051
NamamhsMEILIA MULYANINGRUM
Judul ArtikelAnalisis Kekerasan Simbolik dalam Cerpen Viyon No Tsuma Karya Dazai Osamu (Kajian Sosiologi Sastra)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kekerasan simbolik yang dilakukan tuan Otani dan mekanismenya dalam cerpen Viyon No Tsuma karya Dazai Osamu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik close reading dilanjutkan catat. Data yang berupa kata-kata, kalimat, penggalan kalimat, paragraf, dan penggalan paragraf dikelompokkan ke dalam tabel kemudian dianalis menggunakan teknik deskriptif analitik dengan mendeskripsikan fakta-fakta yang terdapat dalam sumber data kemudian dianalisis. Analisis dilakukan dengan mendeskripsikan konsep habitus, arena, modal, dan kekerasan simbolik. Hasil dalam penelitian ini diperoleh bahwa (1) habitus yang dimiliki tuan Otani adalah sikap tenang ketika minum dan berpakaian rapi, tapi seiring berjalannya waktu habitus tuan Otani berubah menjadi kasar dan tidak bertanggungjawab, (2) arena di dalam cerpen tersebut adalah arena keluarga dan arena sosial, (3) modal tertinggi dimiliki tuan Otani, yaitu modal simbolik berupa gelar kebangsawanan keluarga Otani, (4) bentuk kekerasan simbolik kepada istri berupa pulang malam dengan membawa masalah, selingkuh, memberi beban hutang, dan tidak menafkahi keluarga; kekerasan simbolik kepada anak berupa sikap tidak perhatian; kekerasan simbolik pada pemilik kedai berupa pemaksaan kehendak, pencurian, ucapan kasar, dan kesewenangan tindakan; kekerasan simbolik pada istri pemilik kedai berupa ucapan kasar dan pencurian. Semua bentuk kekerasan simbolik dilakukan dengan mekanisme eufemisasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)The aim of this research is describing the symbolic violence done by Otani and its mechanism on Dazai Osamu’s short story, Viyon No Tsuma. Data collection method is done by using close reading method continued by noting. The data that are in the form of words, sentences, sentence fragments, paragraph, and paragraph fragments, are grouped into the table and analyzed by analytic descriptive method, in which describing the facts on the data resources, then analyzing them. The analysis is done by describing the concept of habits, field, capital, and symbolic violence. The result shows that (1) Otani’s habits are calm, even when he was drunk, and dress neatly. However, by the time flies, Otani changes to be rude and irresponsible man, (2) the fields existed in the short story are family field and social field, (3) the highest capital is owned by Otani, it is a symbolic capital in the form of the nobility of Otani’s family, (4) the shape of symbolic violence through the wife are lately going home and get in trouble, cheating, having a debt, and not giving her wife’s right (in the form of money); symbolic violence through the child is not giving attention; symbolic violence through the shop owner are forcing to do something, stealing, and disrespectful; symbolic violence through the shop owner’s wife are disrespectful and stealing. All of symbolic violences are done by mechanism of eufemisation.
Kata kuncisymbolic violence, dazai osamu, Viyon No Tsuma, sociology of literature, Piere Bourdieu
Pembimbing 1Dr. Haryono, S.S., M.Pd.
Pembimbing 2Eko Kurniawan, S.Pd., M.Pd.
Pembimbing 3Dr. Ely Triasih Rahayu, S.S., M.Hum.
Tahun2019
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2019-11-16 06:41:03.759945
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.