| NIM | A1F015046 |
| Namamhs | ULYA RIFKI KIRANA PUTRI |
| Judul Artikel | ANALISIS TEKNOEKONOMI PENDIRIAN INDUSTRI TAHU DI DESA KALISARI KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kondisi yang ditemukan pada proses produksi industri tahu di Desa Kalisari adalah mutu yang tidak seragam dikarenakan proses produksi yang tidak terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologis, aspek manajemen organisasi, aspek hukum dan dampak lingkungan, dan aspek finansial pada industri tahu di Desa Kalisari. Penelitian dilaksanakan secara survei menggunakan metode purposive sampling melalui wawancara di rumah pengrajin tahu di Desa Kalisari, pemerintah setempat, ketua pengrajin tahu, dan pengelola limbah. Hasil analisis aspek pasar dan pemasaran menunjukkan adanya peluang pasar bagi produk tahu untuk dipasarkan di wilayah Kabupaten Banyumas, terdapat selisih permintaan 8.187.834 kg tahu tahun 2020. Kapasitas produksi tahu yakni 250 kg kedelai per hari menghasilkan 7.000 buah tahu kuning. Analisis manajemen operasional, struktur organisasi industri tahu direncanakan terdiri dari direktur, bagian administrasi, bagian pabrikasi dan bagian pemasaran. Analisis hukum dan dampak lingkungan menunjukkan badan usaha direncanakan berbentuk Usaha Dagang (UD). Limbah padat berupa ampas kunyit digunakan sebagai campuran pakan ternak, dan limbah ampas kedelai diproses menjadi tepung ampas kedelai. Limbah cair digunakan sebagai biogas dan limbah gas ditanggulangi dengan memasang cerobong asap yang tinggi dan bersekat/katalis. Analisis aspek finansial menunjukkan bahwa industri layak untuk didirikan. Industri tahu mempunyai NPV normal selama umur proyek sebesar Rp 1.319.789.246 ; IRR sebesar 43% ; PBP 2,11 tahun ; dan Net (B/C) atau PI sebesar 2,79. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The condition that found in the production process of tofu industry in Kalisari is the quality differences due to non-standardize production process. This study aims to determine the market feasibility and marketing aspects, technical and technological aspects, organizational management aspects, legal aspects and environmental impacts, and also financial aspects of the tofu industry in Kalisari village. The study was carried out in a survey process using purposive sampling method. This researcher was interviewing the tofu craftsmen at his house in Kalisari, the local government, the head of tofu craftsman, and the person who taking care of tofu waste .The result of analysis in market and marketing aspects shows that there is a market opportunity for tofu products to be marketed in the Banyumas Regency area, there is a difference in demand for 8,187,834 kg of tofu in 2020. The capacity of Tofu production needed 250 kg of soybeans per day that produces 7,000 yellow tofu. The analysis of operational management, organizational structure of the tofu industry is planned to consist of directors, administration, manufacturing and marketing. The legal analysis and environmental impact show that the planned business entity is in the form of a Usaha Dagang (UD). Solid waste in the form of turmeric pulp is used as a mixture of animal feed, and soybean waste is processed into soybean pulp flour. The liquid waste is used as biogas and gas waste is overcome by installing a high chimney and catalyst. The financial aspects analysis shows that the industry is feasible to be established. The tofu industry has a normal NPV for the life of the project amounting to Rp 1,319,789,246; IRR of 43%; PBP 2.11 years; and Net (B/C) or PI of 2.79. |
| Kata kunci | Kalisari, tahu, teknoekonomi |
| Pembimbing 1 | Dr. Ike Sitoresmi Mulyo Purbowati, S.TP., M.Sc |
| Pembimbing 2 | Ir. Budi Sustriawan, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2019-11-13 18:59:57.020494 |
|---|