Artikel Ilmiah : E1A015018 a.n. VIKI ANISA
| NIM | E1A015018 |
|---|---|
| Namamhs | VIKI ANISA |
| Judul Artikel | Perlindungan Hukum Dalam Proses Peradilan Pidana Berdasarkan Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan Dengan Hukum (Studi di Pengadilan Negeri Purwokerto) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Seiring dengan perkembangan hukum Mahkamah Agung berinisiatif untuk mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung untuk dijadikan pedoman bagi hakim dalam menyelesaikan perkara perempuan berhadapan dengan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 3 Tahun 2017 dan mengetahui hambatan-hambatan yang dialami oleh hakim dalam memutus perkara. Perma Nomor 3 Tahun 2017 dijadikan acuan bagi hakim untuk menyelesaikan perkara perempuan berhadapan dengan hukum. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan wawancara, studi kepustakaan dan studi dokumenter. Data disajikan dalam bentuk teks naratif dengan analisis secara kualitatif sebagai kesatuan yang utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum yang diberikan Perma No. 3 Tahun 2017 sudah dijalankan oleh aparat penegak hukum di lingkungan Pengadilan Negeri Purwokerto secara baik. Perma ini disambut baik oleh aparat penegak hukum karena menyadari bahwa perempuan memiliki posisi lemah dimata masyarakat sehingga dibutuhkan perlindungan yang lebih khusus dalam proses persidangan. Mengenai hambatan yang dihadapi hakim berdasar pada 5 faktor penghambat penegakan hukum menurut Soerjono Soekanto yaitu faktor hukumnya sendiri, faktor penegak hukum, faktor sarana prasarana, faktor masyarakat, dan faktor kebudayaan. Berdasarkan hasil penelitian yang menjadi hambatan hakim di Pengadilan Negeri Purwokerto adalah faktor sarana prasarana dan kebudayaan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Along with the development of the law, the Supreme Court took the initiative to issue a Supreme Court Regulation to be used as a guide for judges in resolving women's cases dealing with the law. This study aims to determine the form of legal protection based on the Supreme Court Regulation (Perma) No. 3 of 2017 and determine the obstacles experienced by judges in deciding cases. Perma Number 3 Year 2017 is used as a reference for judges to resolve women's cases dealing with the law. This study uses a sociological juridical approach and descriptive analytical research specifications. The data used include primary data and secondary data obtained by interviews, literature studies and documentary studies. Data is presented in the form of narrative texts with qualitative analysis as a unified whole. The results showed that the legal protection given by Perma No. 3 of 2017 has been run by law enforcement officers in the Purwokerto District Court properly. This Perma was welcomed by law enforcement officers because they realized that women had a weak position in the eyes of the community so more protection was needed in the trial process. Regarding the obstacles faced by judges based on 5 factors that obstruct law enforcement according to Soerjono Soekanto namely the legal factors themselves, law enforcement factors, infrastructure facilities, community factors, and cultural factors. Based on the results of research that becomes barriers to judges in Purwokerto District Court is a factor of infrastructure and cultural facilities |
| Kata kunci | Perlindungan Hukum, Hakim, Perempuan Berhadapan Dengan Hukum, Perma No. 3 Tahun 2017. |
| Pembimbing 1 | Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H |
| Pembimbing 2 | Alef Musyahadah Rahmah, S.H., M.H |
| Pembimbing 3 | Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H., M.H |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 19 |
| Tgl. Entri | 2019-11-11 21:24:16.788207 |