Artikel Ilmiah : F1D013061 a.n. MUHIDIN SAFLUT
| NIM | F1D013061 |
|---|---|
| Namamhs | MUHIDIN SAFLUT |
| Judul Artikel | Gerakan Pemuda Pancasilais Dalam Mengubah Stigma Negatif Tentang Premanisme di Kota Purwokerto |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul “Gerakan Pemuda Pancasila dalam mengubah stigma negatif tentang premanisme di kota Purwokerto’’. Tujuan Penelitian ini berdasarkan perumusan masalahnya, maka tujuan penelitian ini adalah memahami dan mendeskripsikan tentang gerakan Pemuda Pancasila dalam megubah stigma negatif tentang premanisme di Kota Purwokerto. Mengetahui dan menjelaskan perkembangan gerakan Pemuda Pancasila dalam megubah stigma negatif tentang premanisme di Kota Purwokerto. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan perspektif strukturalis dengan metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan studi kasus. Penelitian ini berlokasi di wilayah Kota Purwokerto dan Provinsi Jawa Tengah . Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi serta teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Sementara untuk keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Hasil dari penelitian ini, yaitu, pertama, mengenai adanya aktifitas dan program Pemuda Pancasila untuk menghilangkan stigma premanisme oleh masyarakat. Dengan adanya Program yang paling awal di tekankan dengan keterlibatan penuh dari anggota-anggota adalah. Lembaga Didik Latihan (Lemdik-lat) para kader dapat mengetahui arti moral dalam kehidupan bermasyarakat. Pendidikan karakter ini dirasa sangat penting mengingat anggota adalah cerminan dari identitas organisasi. Kemampuan anggota pergi dan bagaimanapun bertindak, apalagi bila memakai atribut organisasi akan diasosiasikan sebagai identitas organisasi. Bila tindakan anggota ini bersifat positif tidak akan menjadi masalah, namun bila sebaliknya akan berpengaruh buruk dan dampak lansung pada keberlangsungan organisasi. Keterlibatan positif anggota dalam kegiatan kemasyarakatan memang mestinya berdampak positif pada nama baik organisasi. Keterlibatan aktif ini diharapkan juga dapat membantu mendorong nilai positif organisasi dan membantu mempermudah atau bahkan menjadi salah satu program melawan stigma, keterlibatan anggota ini memang sangat di dorong oleh organisasi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | As is. The earliest program was emphasized with the full involvement of the members. Training Institute for Education (Lemdik-lat) cadres can find out the moral meaning in social life. This character education is considered very important because members are a reflection of organizational identity. The ability of members to go and act however, especially when using organizational attributes will be associated as organizational identity. If the actions of these members are positive it will not be a problem, but if the opposite will adversely affect and direct impact on the sustainability of the organization. The positive involvement of members in community activities should have a positive impact on the good name of the organization. This active involvement is expected to also be able to help encourage the organization's positive values and help facilitate or even become one of the programs against stigma, the involvement of members is indeed very encouraged by the organization. The inhibiting factor in this Pancasila youth community organization is that this community-based organization does not choose who can enter and which does not and what it means but with the existence of an Educator. This community organization has many negative stigmas from the community. Pemuda Pancasila currently has a target and objective to change the negative image in the eyes of the community. All cadres are expected to be able to give their role directly to the community. The aim is for the community to understand more, and also be able to provide positive values in the eyes of the community. The image that the Pancasila Youth is a thug organization must be changed, not to be misinterpreted that the Pancasila Youth is synonymous with violence and thuggery. |
| Kata kunci | Kata Kunci: Gerakan Sosial dan Politik, Pemuda Pancasila, dan Purwokerto |
| Pembimbing 1 | Ahmad Rofiq., S.Sos., M.A. |
| Pembimbing 2 | Lutfhi Makhasin., M.A., Ph.D. |
| Pembimbing 3 | Drs. M. Soebiantoro, M.Si |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 117 |
| Tgl. Entri | 2019-11-11 19:02:32.766099 |