Artikel Ilmiah : D1E013053 a.n. MUHAMAD SUPTEY AL BAREZY

Kembali Update Delete

NIMD1E013053
NamamhsMUHAMAD SUPTEY AL BAREZY
Judul ArtikelHUBUNGAN BOBOT TUBUH DENGAN KONFORMASI PAHA DAN LINGKAR DADA KAMBING JANTAN MUDA KHAS KEJOBONG DI KECAMATAN KEJOBONG KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penilitian bertujuan untuk mengetahui konformasi paha, lingkar dada dan bobot tubuh kambing jantan muda khas Kejobong, serta mengetahui hubungan antara konformasi paha dan lingkar dada dengan bobot tubuh kambing jantan muda khas Kejobong. Penetapan jumlah sampel penelitian ternak 30 ekor kambing jantan muda khas Kejobong dari empat desa yaitu Desa Pandansari, Desa Pangempon, Desa Nangkod dan Desa Kedarpan di Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat nyata (P < 0,01) antara konformasi paha dan lingkar dada dengan bobot tubuh, mengikuti persamaan rumus Y = -14,66 + 5,33 X1 + 0,55 X2 dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,92 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,85. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai korelasi (r) antara lingkar dada dengan bobot tubuh sebesar 0,91 dan koefisien determinasi (r2) sebesar 0,84, sedangkan hubungan antara konformasi paha dengan bobot tubuh menunjukkan nilai korelasi (r = 0,26) yang sangat rendah dengan nilai koefisien determinasi (r2 = 0,07). Penelitian dapat disimpulkan bahwa lingkar dada memiliki hubungan sangat erat (P <0,01) dengan bobot tubuh kambing jantan muda khas Kejobong, sedangkan konformasi paha berhubungan tidak nyata (P > 0,05) dengan bobot tubuh kambing jantan muda khas Kejobong. Lingkar dada dapat dijadikan sebagai penduga bobot tubuh kambing jantan muda khas Kejobong.
Abtrak (Bhs. Inggris)Research aimed to know thigh conformation, chest circumference and body weight of young male Kejobong goat, also to know relationship between thigh conformation and chest circumference with body weight of young male Kejobong goat. Determination number of livestock research samples 30 of young male Kejobong goats conducted from four villages, Pandansari, Pangempon, Nangkod and Kedarpan in Kejobong District Purbalingga Regency. Analysis results showed that there were very significant relationship (P < 0,01) between thigh conformation and chest circumference with body weight, with the following formula Y = 14.66 + 5.33 X1 + 0.55 X2 with coefficient correlation value of (R) 0.92 and coefficient determination of (R2) 0,85. Analysis results showed that correlation value (r) between chest circumference with body weight of 0.91 and coefficient determination (r2) of 0.84, while relationship between thigh conformation with body weight showed really low correlation value (r = 0.26) with coefficient determination value of (r2 = 0.07). Research can be concluded that chest circumference have very significant relationship (P < 0.01) with body weight of young male Kejobong goat, while thigh conformation is not significantly related (P > 0.05) to body weight of young male Kejobong goat. Chest circumference can be used as a body weight predictor of young male Kejobong goat.
Kata kunciKambing jantan muda khas Kejobong, bobot tubuh, konformasi paha, lingkar dada, penduga bobot tubuh, young male Kejobong goat, body weight, thigh conformation, chest circumference, body weight predictor
Pembimbing 1Ir. Agus Priyono, MP
Pembimbing 2Imbang Haryoko, S.Pt, MP
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2019-11-10 00:15:59.538035
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.