Artikel Ilmiah : F1B015035 a.n. ADITHYA INDRA PERMANA
| NIM | F1B015035 |
|---|---|
| Namamhs | ADITHYA INDRA PERMANA |
| Judul Artikel | KINERJA BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA) DALAM PENGELOLAAN PAJAK HOTEL DI KABUPATEN GARUT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pajak daerah merupakan salah satu komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup potensial dalam memberikan sumbangan untuk membantu pembangunan daerah. tetapi dalam kenyataanya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Garut mengalami kesulitan untuk mencapai target yang telah direncanakan. Seperti realisasi pajak hotel di Kabupaten Garut yang mengalami ketidakstabilan yang terjapada tahun 2017 serta pencapaian target paling rendah dengan realisasi 90,36%. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) dalam pengelolaan pajak hotel di Kabupaten Garut. Jenis penelitian menggunakan Model Kualitatif dengan analisis deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil menunjukan kinerja Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Garut belum optimal. Hasil dari penelitian ini adalah ada kebijakan dan program yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) tetapi masih mengalami kendala tetapi untuk kualitas pelayanan yang diberikan sudah dapat dikatakan baik. untuk sarana dan prasarana dan SDM yang dimiliki masih kurang. Ada mekanisme pengaduan yaitu pihak BAPENDA menyiapkan kotak saran untuk para wajib pajak untuk menyalurkan keluhan yang diberikan dan dapat dikatakan langsung kepada pihak BAPENDA.Serta ada sanksi yang berlaku bagi para wajib pajak hotel yang terlambat dalam pembayaran pajak hotel. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Local tax is one component of Local Revenue (PAD) which is quite potential in contributing to regional development. But in reality, Garut Regency's PAD is increasingly difficult to achieve the agreed targets. As approved by the hotel tax in Garut regency which experienced instability that occurred in 2017. Where from 2013-2017 in 2017 is the lowest target of 90.36% realization. This study was designed to describe the performance of the Regional Revenue Agency (BAPENDA) in hotel tax management in Garut Regency. This type of research uses a Qualitative Model with descriptive analysis. The selection of informants uses purposive sampling and snowball sampling techniques. Data collection techniques using interviews, documentation and observation. While the data analysis technique uses an interactive analysis model. The results show the performance of the Regional Revenue Agency (BAPENDA) Garut Regency is not optimal. The results of this study are the programs and policies carried out by the Regional Revenue Agency (BAPENDA) but are still in the planning stage but for the quality of services provided must be well received. For facilities and infrastructure and human resources that are still lacking. BAPENDA prepares a suggestion box for taxpayers to distribute the coverage provided and can be resolved directly to BAPENDA. |
| Kata kunci | Kinerja, ketidakstabilan realisasi, pengelolaan pajak hotel |
| Pembimbing 1 | Dr.Anwaruddin.M,Si |
| Pembimbing 2 | Drs.Ngalimun.MPA |
| Pembimbing 3 | Sendy Noviko.MPA |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2019-11-07 12:24:50.263361 |