Artikel Ilmiah : H1A015001 a.n. 'ABDUS SA'IED RAMADHAN

Kembali Update Delete

NIMH1A015001
Namamhs'ABDUS SA'IED RAMADHAN
Judul ArtikelDeteksi Kromatin pada Sel Blast Menggunakan Metode Transformasi Hough
Abstrak (Bhs. Indonesia)Dari sederet kasus kanker yang diidap oleh anak-anak, hampir setengah dari mereka menderita kangker darah
atau yang dikenal dengan leukemia. Jenis kanker darah yang paling banyak diderita adalah leukemia limfoblastik akut
(LLA). Leukemia akut merupakan penyakit kanker yang berkembang dengan cepat. Leukemia dipicu oleh satu sel yang
tidak normal pada sumsum tulang, di mana gen penting yang mengendalikan bagaimana sel harus berkembang biak,
bertumbuh, dan mati telah berubah. Sehingga untuk mengetahui seseorang mengalami leukemia maka dilakukan uji
sampel darah. Darah merupakan salah satu komponen tubuh manusia yang rentan terhadap masalah penyakit dan
beberapa bentuk penyakit dapat dibawa oleh peredaran darah, karena hal tersebut maka deteksi dini terhadap kelainan
atau gejala penyakit dapat dilakukan dengan meneliti bagian pada darah itu sendiri. Salah satu komponen yang dapat
diteliti dalam darah untuk melakukan diagnosa penyakit leukemia adalah benang kromatin. kromatin juga dapat
membawa genetik untuk berbagai penyakit yang diantaranya adalah penyakit Acute Myeloid Leukemia (AML) dan
Acute Lymphoid Leukemia (ALL) merupakan tipe kanker sel darah putih yang menyerang sel blast pada sumsum tulang
(bone marrow) yang dapat diindikasikan dengan mengamati benang kromatin yang ada pada sel yang belum matang
atau dapat disebut sel blast. Kromatin dapat diamati dan dianalisan dengan menggunakan teknik segimentasi pada
pengolahan citra. Pada penelitian ini melakukan segimentasi terhadap sel myeloblast dan lymphoblast pada darah.
Metode segimentasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan Transformasi Hough. Metode Transformasi
Hough merupakan algoritma pada Computer Vision yang digunakan untuk mencari bentuk geometrik seperti garis dan
lingkaran. Keuntungan utama dari Transformasi Hough adalah dapat mendeteksi sebuah tepian dengan celah pada batas
fitur dan secara relatif tidak dipengaruhi oleh derau atau noise. Setelah melakukan segmentasi, proses dilanjutkan untuk
mendapatkan jumlah, diameter, dan luas kromatin. Kemudian hasil dari segmentasi metode Transformasi Hough akan
dibandingkan dengan metode Active Contour yang sudah dikerjakan pada penelitian sebelumnya. Sehingga, akan
diperoleh metode mana yang lebih efektif dan akurat.
Abtrak (Bhs. Inggris)As a row of cancer cases that children have suffered, almost half of them suffer from blood kangker or
known as leukemia. The most widely suffered blood cancer is the acute lymphoblastic leukemia (LLA). Acute
Leukemia is a rapidly developing cancer disease. Leukemia is triggered by one abnormal cell in the bone marrow,
where an important gene that controls how cells should multiply, grow, and die has changed. So to know a person
experiencing leukemia then conducted a blood sample test. Blood is one component of human body that susceptible to
disease problem and some form of disease can be carried by blood circulation, because it is early detection of disease
disorder or symptoms can be done by researching The blood itself. One of the components that can be examined in the
blood to conduct a diagnosis of leukemia disease is the chromatin yarn. Chromatin can also bring genetic to various
diseases including the disease Acute Myeloid Leukemia (AML) and Acute Lymphoid Leukemia (ALL) is a type of
cancer of the white blood cells that attack the blast cells in the bone marrow (bone marrow) that can be indicated by
observing the existing chromatin yarn in immature cells or can be called blast cells. Chromatin can be observed and
analytic by using the technique of imaging in the image processing. In this study, it is the argument of myeloblast and
lymphoblast cells in the blood. The method of segimentation used in this study was using the Hough transformation.
The Hough transformation method is an algorithm in Computer Vision that is used to look for geometric shapes such as
lines and circles. The main advantage of the Hough transformation is that it detects a rim with a gap at the feature limit
and is relatively unaffected by noise or noise. After segmenting, the process continues to obtain the amount, diameter,
and area of chromatin. Then the result of segmentation Hough transformation method will be compared with Active
Contour method that has been done in previous research. Therefore, it will be obtained which method is more effective
and accurate
Kata kunciSel Blast, myeloblast, lymphoblast, Transformasi Hough
Pembimbing 1Dr. Eng. Retno Supriyanti , S.T, M.T
Pembimbing 2Yogi Ramadhani, S.T., M.Eng
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2019-10-31 13:46:32.774605
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.