Artikel Ilmiah : I1A015073 a.n. LINDA ROSSITA WANTI

Kembali Update Delete

NIMI1A015073
NamamhsLINDA ROSSITA WANTI
Judul ArtikelANALISIS EFISIENSI TEKNIS PELAYANAN KESEHATAN
PERSEORANGAN PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT
(PUSKESMAS) DALAM ERA JAMINAN KESEHATAN
NASIONAL KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2018
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Peningkatan pemanfaatan JKN di Indonesia perlu diimbangi dengan ketersediaan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) sebagai gatekeeper yang bermutu. Puskesmas sebagai FKTP yang bekerjasama dengan BPJS dalam era JKN dituntut untuk meningkatkan mutu yang diberikan dengan menggunakan kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan yang merupakan penilaian pencapaian indikator pelayanan kesehatan perseorangan. Adanya peningkatan pembayaran kapitasi puskesmas di Kabupaten Banyumas tidak diimbangi dengan peningkatan capaian komitmen pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat efisiensi teknis pelayanan kesehatan perseorangan puskesmas dalam era JKN Kabupaten Banyumas tahun 2018.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode analisis Data Envelopment Analysis (DEA) dengan asumsi VRS orientasi input untuk efisiensi teknis biaya dan orientasi output untuk efisiensi teknis sistem. Populasi penelitian meliputi seluruh puskesmas di Kabupaten Banyumas sebanyak 39 puskesmas.

Hasil: Hasil perhitungan analisis dengan metode DEA, dari 39 puskesmas di Kabupaten Banyumas hanya 4 puskesmas dengan persentase 10,26% yang efisien teknis biaya, 20 puskesmas dengan persentase 51,28 % yang efisien teknis sistem, dan hanya 1 puskesmas dengan persentase 2,58 % yang efisiensi teknis pelayanan kesehatan perseorangan secara keseluruhan.

Kesimpulan: Secara umum Puskesmas di Kabupaten Banyumas belum efisien secara teknis dalam pelayanan kesehatan perseorangan dalam era Jaminan Kesehatan Nasional. Perbaikan yang bisa dilakukan dengan mengoptimalkan tarif RJTP dan tenaga kesehatan untuk memaksimalkan output yakni komitmen pelayanan dengan menggunakan hasil perhitungan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Increasing the use of JKN in Indonesia needs to be balanced with the availability of first-level health facilities (FKTP) as a quality gatekeepers. Public health center as FKTP were demanded to improve the quality of services provided by using capitation based on fulfilling service commitments which is an assessment of the achievement of individual health service indicators. An enhancement in capitation payment for public health center in Banyumas Regency inversely propotional by increasing in achievement of service commitments. The study aims to see the level of technical efficiency of individual health service in public health center in the era of JKN in Banyumas Regency 2018.
Methodology: This research used Data Envelopment Analysis (DEA) with the assumption of VRS input orientation for technically cost efficient and output orientation for technically efficient systems. This study using secondary data of Banyumas Regency Health Office 2018.
Result: The results of the analysis calculation by the DEA method, from 39 public health center in Banyumas Regency only 4 public health center with a percentage of 10.26% which are technically cost efficient, 20 public health center with a percentage of 51.28% which are technically efficient systems, and 1 public health center with a percentage of 2.58% the overall technical efficiency of individual health services.
Conclusion: Public health center in Banyumas Regency have not been technically efficient in individual health services in the era of National Health Insurance. Improvements can be made by optimizing RJTP rates and health workers to maximize output, by service commitment on the calculation.
Kata kunciKata Kunci: Efisiensi Teknis, Puskesmas, DEA.
Pembimbing 1Siti Masfiah, S.KM., M.Kes, MA
Pembimbing 2Arif Kurniawan, SKM, M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2019-10-29 13:47:34.971037
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.